Connect with us

Nasional

Jokowi: Tak Ada Tawar Menawar atas Kedaulatan Indonesia

Published

on

Presiden Joko Widodo didampingin sejumlah menteri saat kunjungi Kabupaten Natuna. (Foto: Ist)

Realitarakyat.com – Presiden Joko Widodo kembali menegaskan, tidak ada tawar-menawar atas kedaulatan Indonesia terhadap wilayahnya. Termasuk Kepulauan Natuna, yang merupakan teritorial Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tidak ada kapal asing yang memasuki teritorial Indonesia. Tapi kita juga harus tahu, apakah kapal negara asing ini masuk (laut) teritorial kita atau tidak. Tidak ada yang masuk teritorial kita. Saya tanyakan ke Panglima TNI, tidak ada,” kata Jokowi saat bertemu dengan ratusan nelayan di Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa, Pelabuhan Perikanan Selat Lampa Natuna, Kabupaten Natuna, kemarin.

Jokowi menambahkan, wilayah Kepulauan Natuna Kepulauan tersebut beserta perairannya secara administratif termasuk dalam Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri). Dikatakan, Natuna menjadi kabupaten terluar di sebelah Utara.

“Di Natuna ini ada penduduknya sebanyak 81.000, juga ada bupati dan gubernur (Kepulauan Riau). Jadi, jangan sampai justru kita sendiri bertanya dan meragukan. Dari dulu sampai sekarang Natuna adalah Indonesia,” ujarnya.

Dalam kunjungan kerja ke Natuna, Jokowi hendak memastikan adanya penegakan hukum atas hak berdaulat Indonesia terhadap sumber daya alam di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Untuk itu, setelah bertemu dengan ratusan nelayan di SKPT Selat Lampa, presiden meninjau KRI Usman Harun 359 dan KRI Karel Satsuit Tubun 356 di Pangkalan Angkatan Laut Terpadu Selat Lampa.

“Saya ke sini juga ingin memastikan penegakan hukum atas hak berdaulat kita. Hak berdaulat negara kita Indonesia atas kekayaan sumber daya alam laut kita di zona ekonomi eksklusif. Kenapa di sini hadir Bakamla dan Angkatan Laut? Untuk memastikan penegakan hukum yang ada di sini,” tandasnya.

Dalam kunjungan tersebut, presiden didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.[sas]

 

 

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Nasional

Menteri Tito Minta ASN Rubah Mental “Budaya Amplop” di Pelayanan Publik

Published

on

Continue Reading

Kesehatan

Menkes Pastikan 188 WNI Kapal Word Dream Sudah Dapat Sertifikat Bebas Corona

Published

on

Continue Reading

Nasional

188 WNI Kapal World Dream Bakal Dikarantina di Pulau Sebaru

Published

on

Kapal World Dream/Net
Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending