Connect with us

Nasional

Eks Koruptor Harus Lewati Sistem Hukum Sebelum Ikuti Pilkada

Published

on

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (Foto: Ist)

Realitarakyat.com – Peraturan mantan narapidana korupsi boleh maju dalam bursa Pilkada Serentak 2020, harus melewati suatu sistem hukum yang berlaku di Indonesia. Dimana mantan narapidana korupsi itu boleh maju pilkada, tetapi harus menunggu waktu lima tahun setelah dibebaskan.

“Jadi, tidak langsung bisa mencalonkan diri. Namun, pernyataan saya sering diartikan berbeda dan dituding banyak pihak merupakan dukungan terhadap para koruptor,” kata Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta, Sabtu (14/12/2019) malam.

Hal itu disampaikannya dalam Musyawarah Kerja Nasional V Partai Persatuan Pembangunan. Mantan Kapolri itu menegaskan, kecuali bila hak politik eks napi dicabut oleh pengadilan, maka otomatis mereka tidak bisa maju pilkada.[sas]

 

 

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Headline

Jadi Polemik, Yasonna Diminta Tarik Ucapannya Soal Priok

Published

on

Continue Reading

Nasional

Tito Ingin Status DKI Jakarta Diubah

Published

on

Continue Reading

Headline

Pemecatan Helmy Yahya Bentuk Langkah Mundur Dewas TVRI

Published

on

Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending