Connect with us

Daerah

Pengindap HIV-AIDS di Rembang Naik Sebesar 21 Persen

Published

on

Realitarakyat.com – Pengidap HIV-AIDS. Di wilayah Rembang, Jateng terus meningkat jumlah setiap tahunnya, khususnya pada tahun 2019 ini peningkatan yang terjadi cukup signifikan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mencatat ada sebanyak 700 orang.

Pada tahun 2018 kemarin tercatat ada sebanyak 577 kasus. Namun meningkat tajam dihitung per bulan November tahun ini karena bertambahnya pengidap.

Dalam kegiatan sosialisasi penanggulangan dan pencegahan HIV-AIDS, per bulan November kemarin, sudah di angka 700 kasus. Artinya ada kenaikan sampai 123 kasus, berarti sampai 21 persen kenaikannya,” ujar
Kepala seksi pengendalian penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Johanes Budhiadi Dewantoro. Sabtu (14/12/2019)

Johanes menyebut, dari jumlah penambahan 123 kasus tahun ini, 100 kasus di antaranya ditemukan di wilayah Kecamatan Lasem. Jumlah kasus tertinggi adalah Kecamatan Lasem.
Di Lasem prinsip rumus 3 M, man, mobile, money, ini memang tidak bisa hilang. Laki-laki yang pegang duit, keluyuran pasti risikonya besar.

Terbanyak di Lasem, karena mencapai 100. Kalau ditanya banyak kenapa, memang HIV ini, paling banyak sumbernya dari laki-laki. Perempuan ini ibu rumah tangga kebanyakan ketularan dari suaminya. Di wilayah Lasem banyak sopir,” terangnya.

Sementara itu, Asisten Ekbang Kesra Sekda Rembang, Abdullah Zawawi menjelaskan Rembang perlu dukungan lintas program, peran serta masyarakat dan akses layanan kesehatan. Untuk mencegah makin meningkatnya temuan kasus HIV-AIDS.

Abdullah Zawawi mengungkapkan 3 zero di tahun 2030 yaitu dengan tidak ada infeksi baru HIV, tidak ada kematian yang disebabkan oleh HIV dan tidak ada diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV AIDS (ODHA).

Kesuksesan dapat terwujud dengan didukung akses layanan kesehatan berkualitas tinggi supaya pencegahan pendampingan dan dukungan tanpa adanya stigma dan diskriminasi.

Kemenkes dan para mitranya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meraih sukses 3 zero pada tahun 2030. Cita-cita mencapai 3 zero pada tahun 2030 tidak akan tercapai tanpa dukungan lintas program dan masyarakat,” jelasnya.[prs]

Loading...
Loading...
2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Pengindap HIV-AIDS di Rembang Naik Sebesar 21 Persen | Vindication

  2. Pingback: Pengindap HIV-AIDS di Rembang Naik Sebesar 21 Persen – Laikie News

Leave a Reply

Daerah

Kajati NTT Terima Penghargaan Dari PT PLN

Published

on

Continue Reading

Daerah

Enam WNA China yang Terdampar di Rote Dipastikan Bebas Virus Corona

Published

on

Continue Reading

Daerah

Nelayan Asal Iran Yang Terdampar Di Aceh Tidak Diizinkan Mendarat

Published

on

Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending