Connect with us

Daerah

Satpol PP Gusur Paksa Rumah Warga RW 11 Tamansari

Published

on

Realitarakyat.com – Ratusan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, menggusur paksa sejumlah rumah warga yang bermukim di RW 11 Tamansari, Bandung, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019).

Penggusuran dilakukan, setelah adanya keputusan inkrah dari Mahkamah Agung yang dimenangkan oleh Pemkot Bandung.

Satpol PP mendatangi kawasan tersebut sejak pukul 08.00 WIB. Awalnya kedatangan petugas sempat dihadang warga.

Warga lalu berdialog dengan petugas Satpol PP. Namun tidak membuahkan hasil, Satpol PP akhirnya membongkar paksa sejumlah rumah warga, dan mengeluarkan seluruh barang-barang milik mereka.

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi menyatakan bahwa kehadiran petugas di lokasi, untuk mengamankan aset Pemkot.

“Sesuai perintah tugas kita dari walikota untuk melaksanakan pengamanan dan penertiban aset, karena memang aset ini adalah aset milik pemerintah kota Bandung,” katanya.

Rasdian menuturkan bahwa pengamanan aset ini sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Bahkan surat pemberitahuan juga sudah dilayangkan beberapa kali.

“Jadi memang ini sepertinya akan cukup lama, kita sudah memberikan surat perintah, surat peringatan kesatu, kedua dan ketiga. Memang waktunya agak lama tapi itu tidak berpengaruh, bahwa suatu saat pemerintah akan melaksanakan pembangunan rumah deret maka memang harus segera diamankan dan ditertibkan,” ujarnya.

Guna menjaga kondusifitas selama pengamanan aset, Rasdian menyatakan Pemkot Bandung juga didukung oleh aparat kepolisian dan TNI.

“Kami mengerahkan beberapa personil, satpol PP ada dibantu backup dari kepolisian dan TNI. Jadi kalau ditotal ada 1.260 an sesuai dengan rencana pengamanan yang dibuat oleh Kabagops,” jelasnya.

Rasdian berharap proses pengamanan bisa berjalan dengan lancar. Dia menyatakan bahwa pengamanan aset ini sebagai langkah awal Pemkot Bandung untuk memberikan pelayanan kepada 176 warga RW 11 Tamansari yang sudah menunggu untuk kembali menempati rumah deret.

“Jadi kita rencanakan hari ini kita selesaikan karena masyarakat yang 176 kk itu menunggu kepastian dari pemerintah kota kapan akan dibangun rumah deret. Jadi kita juga harus melihat seperti itu, mereka bertanya-tanya kapan akan dibangun,” ungkapnya.

Lebih lanjut Rasdian terus mengingatkan kepada kepada seluruh petugas untuk tetap bertindak persuasif. Sekalipun ada oknum yang mencoba memancing emosi pada saat pengamanan, dia menginstruksikan agar anggota Satpol PP tetap bersikap humanis.

“Itu kan biasa kita tetap memberikan pengertian bahwa memang kita harus segera membangun. Karena kenapa harus diratakan, bagaimana kalau tidak diratakan, bagaimana mulainya pembangunan kan harus dari awal, disusun sedemikian rupa sehingga tidak molor lagi. Kasihan warga yang 90% ini mendambakan hunian yang nyaman dan asri,” pungkasnya. (ndi)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Malu Kepergok Mesum, Oknum ASN Kabur dan Tabrak Satpam Mall

Published

on

Continue Reading

Daerah

BPBD DKI Sebut Seluruh Genangan Air Akibat Hujan di Jakarta Telah Surut

Published

on

Continue Reading

Daerah

BNPB: Longsor Sukaraja Ibarat Es Krim Meleleh

Published

on

Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending