Connect with us

Daerah

Dakwaan JPU Kejari TTS Dinilai Tidak Cermat, Ini Penjelasan Kuasa Hukum Terdakwa

Published

on

Realitarakyat.com – Novan Erwin Manafe, S. H selaku kuasa hukum terdakwa Jefri Un Banunaek dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Embung di Desa Mnela Lete, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) angkat bicara soal dakwaan JPU Kejari Kabupaten TTS.

Novan Erwin Manafe, S. H menegaskan bahwa dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dinilai tidak cermat, tidak jelas dan tidak lengkap.

“Akibatnya, dakwaan JPU Kejari Kabupaten TTS menjadi kabur, karena tindak pidana yang dituduhkan kepada terdakwa Jefri Un Banunaek dalan kasus dugaan korupsi pembangunan embung di Desa Mnela Lete Kabupaten TTS tahun 2015 bukanlah perbuatan pidana, namun perdata,” ujar¬†Novan, yang didampingi Petrus Ufi dan Semar Dju, kepada wartawan, Selasa (10/12/2019).

Dijelaskan Novan, eksepsi terhadap surat dakwaan pada hakekatnya bukan suatu perlawanan terhadap JPU atau perlawanan terhadap dakwaan negara akan tetapi tidak lain adalah eksepsi merupakan instrumen yuridis untuk menjaga dan mempertahankan harkat dan martabat manusia dan kemanusiaan agar dalam suatu surat dakwaan tidak terdapat suatu masalah yang dapat menghambat proses mempertahankan harkat dan martabat manusia.

Menurut Novan, terdakwa pernah dimintai pertolongan untuk dapat membantu menghubungi pemilik alat berat yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan embung mnela lete tahun 2015 atas inisiatif bersama dari Jemmi Un Banunaek atas saran dari Deddy Un Banunaek yang merupakan pemenang e- tendering terhadap salah satu paket pekerjaan pembangunan embung mnela lete.

Terdakwa juga pernah dimintai tolong untuk menghubungi pemilik toko Bintang Jaya untuk mengambil bon material karena dalam pelaksanaan proyek mengalami beberapa kekurangan bahan bangunan.

Sekitar pada bulan mei 2016, lanjutnya, Jemmi Un Banunaek pernah menghubungi terdakwa dan menyampaikan proses pekerjaan yang belum dibayarkan. Mendengar informasi tersebut, terdakwa pada bulan Mei 2016 pernah menanyakan dan menghubungi Samuel Nggebu (Kadis PU TTS).

Diakui Novan, bahwa pada tanggal 8 September 2016 terdakwa bersama Yohanes Fanggidae mencairkan uang pembayaran pekerjaan embung mnela lete dari rekening giro perusahaan CV. Belindo Karya di Kantor Cabang Utama Bank NTT senilai Rp. 612.009.300 lalu dititipkan kepada terdakwa untuk diteruskan kepada Jemmi Un Banunaek.

Selanjutnya uang titipan yang diterima terdakwa diteruskan kepada Jemmi Un Banunaek pada tanggal 8 September 2016 senilai Rp. 300 juta sedangkan sisanya senilai Rp. 312.009.300 dibukukan dengan menggunakan bilyet giro ke rekening milik terdakwa lalu ditransfer kepada rekening jemmi un banunaek sesuai permintaan.

Novan kembali menegaskan bahwa uang senilai Rp. 612. 009. 300 bukanlah dalam penguasaan terdakwa sebab jika dihitung antara penerimaan dan uang titipan dikurangi pengeluaran pembayaran secara tunai maupun melalui transfer yang terdakwa lakukan sebesar Rp. 613. 544. 000 yang terjadi selisih pembayaran sebesar Rp. 1. 534. 700 sehingga terdakwa mengalami kerugian.

Sehingga, kata Novan, dakwaan JPU Kejari Kabupaten TTS masih ragu – ragu dalam menerapkan pasal tindak pidana yang didakwakan kepada terdakwa.

Untuk itu, sebagai kuasa hukum terdakwa meminta agar majelis hakim menolak seluruhnya dakwaan JPU Kejari TTS dan menerima eksepsi kuasa hukum terdakwa. Dan, menyatakan dakwaan JPU Kejari Kabupaten TTS batal demi hukum.

Menyatakan sidang pemeriksaan perkara pidana nomor 54/Pid.Sus/2019/PN.KPG atas nama terdakwa Jefri Un Banunaek tersebut tidak dilanjutkan untuk diadili berdasarkan dakwaan batal demi hukum.

Memerintahkan JPU Kejari Kabupaten TTS untuk membebaskan terdakwa dari Rumah Tahanan Negara dan merehabikitasi harkat dan martabat terdakwa dan membebankan biaya perkara kepada negara. (ndi)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Anies Surati Menteri Terawan Minta Tetapkan PSBB di Jakarta

Published

on

Continue Reading

Daerah

Sudah Disemprot Bukan Berarti Bebas, Kewaspadaan Tetap Harus Diutamakan

Published

on

Kendaraan taktis dari Polda Jabar diturunkan menyemprot disinfektan di area publik. Foto: Bang Ris/RR
Continue Reading

Daerah

Terbukti Korupsi, Mantan Kadisperindag Kabupaten Kupang Dituntut 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Published

on

Foto: Redem K/RR
Continue Reading
Loading...
Loading…

#Trending