Connect with us

Daerah

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemkot Bandung Bakal Bangun Tiga SMP Rintisan Baru di 2020

Published

on

Ilustrasi / Net

Realitarakyat.com – Pemerinttah Kota (Pemkot) Bandung berencana membangun tiga sekolah menengah pertama (SMP) rintisan baru pada 2020 mendatang.

Sehingga melalui pembangunan sekolah rintisan, diharapkan layanan mutu pendidikan di Kota Bandung semakin meningkat.

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Menengah Pertama Disdik Kota Bandung Hadiana Soeriatmadja menyatakan, jumlah lulusan SD yang tertampung ke SMP negeri sudah terakomodir di tujuh sekolah rintisan baru.

“Akselerasi (sekolah) dalam jumlah negeri. Karena upaya optimal sekolah rintisan itu menyamakan antara negeri dan swasta mendorong masyarakat untuk sekolah tidak melihat negeri atau swasta,” kata Hadiana dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/11/2019).

Dia mengungkapkan, sejak 2018 lalu, Pemkot Bandung telah membuat lima sekolah rintisan baru. Dari lima sekolah itu, baru mampu menyerap sebanyak 640 siswa saja.

Dalam pembangunan sekolah rintisan tersebut, pihaknya masih memanfaatkan bangunan SD yang sudah tidak dipergunakan lagi. Contohnya saja, SMP 59 di SD Cicabe, SMP 60 di SD Ciburuy, SMP 61 di Cimuncang, SMP 63 di SD Cihaurgeulis.

“Tapi SD yang sudah ada sebelumnya juga tidak hilang, tetap SD yang berdirinya tetap ada,” ucapnya.

Kemudian di 2019 pihaknya juga kembali membuat dua sekolah rintisan baru, dengan masih menggunakan model satu atap atau memanfaatkan lahan SD. Dari dua sekolah itu berhasil menyerap sebanyak 192 siswa.

“2019 itu dua rintisan sekolah baru ada di SD Sukawarna itu SMP 64 dan SMP 65,” ucapnya.

Dia melanjutkan, pada 2020 pihaknya juga berencana membuat tiga sekolah rintisan baru. Pemkot akan membangun sekolah dengan memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Apalagi menurutnya, dari informasi yang ada bahwa terdapat lahan milik Pemkot Bandung di beberapa lokasi yang masih belum dimiliki oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain.

“Contohnya ada informasi walaupun batu lisan seperti ada lahan di Lapangan Abra akan difungsikan untuk SMP. Lahan di Binongjati kemungkinan akan dilirik oleh Disdik,” ucapnya.

Dia menambahkan, pembukaan sekolah rintisan baru ini memang harus mempertimbangkan banyak aspek. Selain kebutuhan masyarakat, juga harus dihitung jarak antar sekolah di wilayah tersebut.

“Sekolah rintisan ini tetap tidak menggangggu sekolah terdekat. Bukan hanya sekolah negeri tapi termasuk swasta kita mengevaluasi dan menganalisis sekolah swasta terdekat,”ujarnya.

Sekolah rintisan sendiri dibangun demi meningkatkan daya tampung siswa khususnya lulusan SD masuk ke SMP Negeri. Berdasarkan data yang ada, lulusan SD negeri dan swasta pada tahun 2019 lalu sebanyak 40.867 orang. Sementara SMP negeri di Kota Bandung saat ini hanya mampu menampung 17.216 orang di 65 sekolah.[prs]

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Jelang Nataru, Harga Bahan Pokok di Bandung Masih Stabil

Published

on

Continue Reading

Daerah

Dua Prajurit TNI Satgas Yonif Raider Khusus 136/TS Jadi Guru

Published

on

Prajurit TNI Batalyon Infanteri Raider Khusus 136/Tuah Sakti (TS) Kostrad Pos Negeri Lima SSK I, yang diperbantukan menjadi guru SD Madrasah Ibtidaiyah Yasifa, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. (Foto: Puspen TNI)
Continue Reading

Daerah

Satpol PP Siap Copot Atribut Dukungan yang Dipasang di White Area

Published

on

Ilustrasi (Net)
Continue Reading




Loading…