Connect with us

Hukum

Ngevlog di Youtube, Bartholomeus Toto Bongkar Rekayasa Penetapan Tersangka Dirinya

Published

on

Bartholomeus Toto / Net

Realitarakyat.com – Mantan Presdir PT Lippo Cikarang Tbk Bartholomeus Toto, ngevlog di Youtube, isinya bongkar rekayasa penetapan tersangka dirinya dalam kasus Meikarta.

Vlog tersebut berjudul ‘Babak Baru Kasus Meikarta Episode Rekayasa’, diunggah oleh Toto pada hari Senin 25 November 2019. Dan hingga kini Senin hari ini video itu sudah ditonton sebanyak 1.165 kali.

Toto sendiri, saat ini sudah menjadi tersangka kasus suap Izin Peruntukkan Penggunaan Tanah (IPPT) Meikarta, dan ditahan di Rutan KPK, Jakarta. Toto diduga menyuap mantan Bupati Bekasi Neneng Hashanah Yasin.

Isi dari Vlog kedua itu sesungguhnya soal pertemuan dirinya dengan Kepala Divisi Land Ackuisition Permit PT Lippo Cikarang, Edy Dwi Soesianto atau orang yang nyanyiannya saat menjadi sanksi di persidangan telah menyebabkan Toto masuk bui.

Toto dan Edi melakukan pertemuan di Restoran Sangkuriang Boulevard Kav.05A Lippo Cikarang, Kamis 27 Juni 2019. Dalam pertemuan itu, Toto sengaja secara sembunyi merekam percakapan mereka.

Isi percakapannya, adalah dari pihak Lippo Grup hanya Toto saja yang akan ditetapkan sebagai tersangka. Sementara koorporasi Lippo Cikarang, dalam proyek Meikarta, Edy bersama Satriadi salah seorang stafnya yang sebelumnya, diikut sertakan dalam dakwaan terhadap Billy Sindoro, sekarang bebas.

Dalam pusaran kasus Meikarta, Toto katanya akan dituntut selama 2 tahun, lalu diupayakan vonis menjadi 1,5 tahun. Tuntutan dirinya tidak mungkin melebihi dari Billy Sindoro. Akan sangat janggal bila dirinya divonis lebih berat dari Billy Sindoro. Seperti yang diketahui oleh semua orang Billy Sindoro jauh lebih senior posisinya dari dirinya di Lippo.

“Terhadap kemungkinan pengembangan kasus Meikarta dengan adanya indikasi skenario yang melibatkan saya, saya tidak terlalu menanggapi. Saya berpikir, mana mungkin,” katanya.

Dikatakan, Toto memang skenario tersebut masuk akal, namun pemikiran dirinya mana mungkin KPK yang memiliki reputasi bisa bermain-main. Dirinya, mencoba untuk meyakini diri sendiri, bagaimana bisa orang yang tidak terlibat dalam kasus Meikarta bisa dihukum.

“Akan tetapi kalau sampai benar, penjelasan yang paling masuk akal, memang sih saya dijadikan tumbal atau pahlawan, apa pasang badan atau apapun istilahnya. Pokoknya asal kasus Meikarta tuntas, tidak melebar kemana-mana,” jelas Toto.

Kondisi itu juga, sejalan dengan KPK yang dari awal mengikutsertakan dirinya dalam dakwaan Billy Sindoro. “Singkatnya win win solution untuk semua pihak, kecuali saya sendiri. Pikiran saya sederhana, pertama dalam pusaran kasus Meikarta, Billy Sindoro sudah divonis. Untuk apa membawa-bawa saya yang posisinya dibawah dan tidak memiliki peran penting, ” tambah Toto.

Pasalnya, lanjut Bartholomeus dalam video itu ada dan tidak dirinya, masalah gratifikasi tetap akan terjadi. Karena, secara pribadi dirinya tidak memiliki kepentingan apapun atas Meikarta.

“Saya hanya seorang profesional, dan dalam perizinan Meikarta saya hanya menjalankan tugas administratif mewakili Lippo Cikarang. Dan itupun tidak eklusif, karena direksi yang lain maupun kepala divisi juga memiliki kewenangan administrasi yang sama. Tanpa saya, perizinan Meikarta akan tetap berjalan,” tegas Toto.[prs]

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Hukum

VP Crew Cabin Garuda Polisikan Akun Twitter @digeeembok

Published

on

Continue Reading

Hukum

Polisi Selidiki Video Viral Persekusi Anggota Banser

Published

on

Continue Reading

Hukum

Kapolda Metro Jaya Resmikan Pembangunan Polres Metro Bekasi Kota

Published

on

Continue Reading




Loading…