Connect with us

Politik

Polemik SKT FPI Tunggu Kajian Kemendagri

Published

on

Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: Ist)

Realitarakyat.com – Polemik terkait surat keterangan terdaftar (SKT) Front Pembela Islam (FPI), harusnya menunggu kajian dari Kementerian Dalam Negeri selesai, meski Kementerian Agama sudah memberikan rekomendasi. Namun demikian, keluarnya rekomendasi dari Kemenag tersebut bukan tanpa alasan.

“Kalau menurut saya, secara normatif kan Kemenag sudah berikan rekomendasi. Memang ada beberapa hal yang waktu itu belum dipenuhi. Nah sehingga ketika persyaratan itu kemudian terpenuhi, keluarlah rekomendasi itu,” kata Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

Anggota Komisi III DPR itu menambahkan, kewenangan berikutnya ada di tangan Mendagri. Adapun Tito Karnavian selaku Mendagri, memiliki parameter sendiri yang tengah dikaji.

Meski demikin, Gerindra enggan mengintervensi kajian yang dilakukan Tito, Sebaliknya, dia justru mempersilakan kementerian itu mengambil jalan yang terbaik untuk semua pihak.

“Nanti tergantung kajiannya. Toh nanti kan kita akan komentar lebih lanjut kalau sudah dapat hasil perkembangan lebih lanjut. Karena ini kan rekomendasinya baru saja keluar dan baru disampaikan ke Mendagri,” ujarnya.

Dasco juga menyampaikan, baik Kemendagri maupun Kemenag memiliki wilayah masing-masing. Namun menurutnya, dua kementerian itu harus mensinkronisasikan Angaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang sudah dikaji.

“Menurut saya, [SKT] dikaji oleh Kemendagri. Kalau kemudian wilayahnya Kemenag yang kurang persyaratannya sudah dipenuhi. Nah, kemudian ada di dalam AD/ART, itu yang mungkin harus disinkronisasi atau kemudian dikaji oleh Departemen Dagri dan masing-masing, mari sama-sama hormati,” tegasnya.[sas]

 

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Headline

Kata SBY, Partai Demokrat Akan Ada Selamanya

Published

on

Continue Reading

Politik

Gerindra Klaim Tak Akan Calonkan Mantan Koruptor di Pilkada 2020

Published

on

Continue Reading

Politik

Ringankan Beban Rakyat, Pemerintah Harus Kreatif Dan Inovatif Hadirkan Energi Listrik Terbarukan

Published

on

Continue Reading




Loading…