Connect with us

Luar Negeri

Mengejutkan, Trump Kunjungi Afghanistan

Published

on

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump / Net

Realitarakyat.com – Secara mengejutkan, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengunjungi tentara AS di Afghanistan.

Pesawat kepresidenan AS Air Force One mendarat di Bandar Udara Bagram, Kamis malam waktu setempat.

Trump tidak sendirian, dia ditemani Penasehat Keamanan Nasional Gedung Putih Robert O’Brien, dan kelompok kecil ajudan agen Dinas Rahasia.

Kunjungan ini adalah pertama Trump ke Afghanistan sejak ia menjadi presiden dan dilakukan satu pekan setelah pertukaran tahanan antara Washington dan Kabul, yang telah meningkatkan harapan bagi kesepakatan perdamaian jangka panjang.

Trump mengatakan, ia percaya gerilyawan Taliban akan menyetujui gencatan senjata dalam perang paling lama AS.

“Taliban mau membuat kesepakatan dan kami akan menemui mereka,” kata Trump kepada wartawan, seperti dimuat reuters, Jumat (29/11/2019).

“Kami mengatakan harus ada gencatan senjata dan mereka tak menginginkan gencatan senjata, dan sekarang mereka menginginkan gencatan senjata, saya percaya. Itu barangkali akan berhasil dengan cara itu.”

Trump bertemu dengan Presiden Ashraf Ghani dan menyajikan kalkun buat sebagian tentara AS sebelum duduk untuk makan malam Thanksgiving bersama mereka. Ia berbincang dan bergambar bersama sebagian tentara AS yang ditempatkan di sana.

Itu adalah kunjungan kedua ke daerah perang oleh seorang presiden AS yang tak pernah bertugas di militer dan telah sering mengolok-olok keterlibatan AS dalam konflik di negara asing sebagai kesalahan mahal. Ia mengunjungi Irak pada 2018, untuk libur Natal bersama tentara AS.

Setibanya di Bagram, Trump disambut oleh Jenderal Angkatan Darat AS Mark Milley, Ketua Kepala Staf Gabungan. Milley pada Rabu (27/11) mengatakan keberhasilan dari pembicaraan perdamaian mengenai diakhirinya perang 18-tahun di Afghanistan dapat terjadi “dalam waktu dekat”.

Trump sebelumnya ingin mengakhiri keterlibatan AS di Afghanistan sejak hari-hari ia mencalonkan diri sebagai presiden.

Tapi pembicaraan antara Taliban dan Amerika Serikat ambruk pada September, setelah Trump menghentikan pertemuan yang direncanakan dengan para pemimpin Taliban di tempat peristirahatan presiden AS di Camp David.

Harapan buat perdamaian muncul pada awal bulan ini, ketika Taliban membebaskan sandera Amerika dan Australia. [ipg]

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Luar Negeri

Isu Jackie Chan terjangkit Virus Corona Ternyata Hoaks

Published

on

Continue Reading

Luar Negeri

inilah Pria yang Dinobatkan Paling tertua Di Dunia versi Guinness World Records

Published

on

Continue Reading

Luar Negeri

Pekerja Asal Indonesia Di Taiwan Resmi Terjangkit Virus Corona

Published

on

Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending