Connect with us

Nasional

Perampasan Aset First Travel untuk Negara Tak Berdasar

Published

on

Ilustrasi. (Ist)

Realitarakyat.com – Keputusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Depok yang memutuskan penyitaan aset First Travel akan dilelang dan kemudian dirampas untuk negara, dinilai tidak berdasar. Sebab, tidak ada kerugian negara dalam kasus penipuan terhadap calon jamaah umroh tersebut.

“Penyerahan harta debitur pailit dalam hal ini First Travel kepada negara, tidak memiliki dasar pertimbangan yang benar,” kata pakar hukum bisnis Ricardo Simanjuntak, Selasa (19/11/2019).

Dikatakan, penyitaan aset untuk kemudian hasilnya diserahkan kepada negara, harus memiliki dasar yang kuat. Misalnya, negara menderita kerugian akibat tindak pidana yang dilakukan oleh First Travel.

“Sehingga, dengan adanya kerugian itu, maka negara akan diganti rugi. Yakni dengan cara mengambil atau merampas seluruh harta sebagai penyelesaian kepada negara. Namun dalam kasus ini, negara tidak dirugikan sama sekali,” ujarnya.

Karena yang terjadi dalam kasus First Travel adalah murni antara debitur dengan konsumennya. Yaitu kelompok masyarakat yang dengan kemampuan terbatasnya, sangat ingin melakukan ibadah dengan melakukan pembayaran kepada First Travel.

“Secara perdata, bila ternyata First Travel tidak mampu melaksanakan janjinya, maka ada dua kemungkinan hukum. Yang pertama, dia harus mengembalikan uang yang dikumpulkannya termasuk adanya beban bunga, kepada seluruh konsumennya. Atau, First Travel harus mencari cara lain untuk memberangkatkan mereka,” tandasnya.[sas]

 

 

 

 

 

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Nasional

PDIP Tekankan Para Petinggi BUMN Jaga Perilaku

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading

Nasional

MPR Apresiasi Jokowi Tolak Amandemen UUD ’45

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading

Nasional

DPR Dukung Langkah Menteri BUMN Berhentikan Sementara Direksi Garuda

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading




Loading…