Connect with us

Daerah

Habiskan Miliaran Rupiah, Pembangunan Drainase Tanpa Arah?

Published

on

Kegiatan pembangunan saluran draenase di Jalan Mesjid Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai. (Foto: realitarakyat.com/Ignatius S)

Realitarakyat.com – Karena tidak jelas kemiringan dasarnya, bangunan drainase di sepanjang Jalan Mesjid dan Jalan Veteran, Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, dinilai ‘tanpa arah’. Pasalnya, semua beton U-Ditch yang digunakan membentuk saluran drainase memiliki ketinggian yang sama.

Demikian juga dengan saluran yang digali untuk mendudukkan beton U-Ditch tersebut, memiliki kedalaman yang sama. “Tanpa memiliki kemiringan lantai dasar, saluran drainase yang dibangun dengan menghabiskan anggaran miliaran rupiah ini akan menjadi sia-sia,” kata seorang warga bernama Darlinton Sinurat.

Seharusnya, ujar dia, kemiringan lantai dasar dari saluran drainase ini sudah terlihat saat salurannya digali. Atau, sebelum beton U-Ditch dimasukkan. Dengan demikian, saat bangunan drainase sudah selesai, akan berfungsi sebagaimana mestinya.

“Yakni mengalirkan, menguras, membuang atau mengalihkan air ke sungai. Akan tetapi, apabila lantai dasarnya tidak dilengkapi dengan kemiringan menuju pembuangan akhir atau sungai, maka saluran drainase tersebut hanya akan menjadi kolam penampungan air,” sesalnya.

Drainase itu juga dinilai, hasilnya tidak membebaskan masyarakat dari kebanjiran pada saat turun hujan, maupun saat air sungai sedang mengalami pasang naik. Dikataka, karena tidak dilengkapi dengan kemiringan lantai dasarnya, maka pembangunan saluran drainase tersebut hanya akan menjadi pemborosan anggaran.

Sementara, imbuhnya, masih banyak kepentingan masyarakat yang perlu dibangun dan membutuhkan anggaran yang cukup besar. Untuk itu, sebelum bangunan saluran drainase ini menjadi sia-sia, dirinya berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungbalai segera menghentikan pembangunannya dan melakukan evaluasi.

Seperti diketahui, dalam dua bulan terakhir ini, Dinas PUPR sedang melakukan kegiatan perbaikan saluran drainase di kiri-kanan jalan dari Jalan Mesjid dan Jalan Veteran. Anehnya, walaupun saluran sudah digali dengan menggunakan alat berat, akan tetapi air tetap tergenang di dalam saluran. Hal itu akibat tidak jelasnya kemiringan dari lantai dasarnya.[sas]

 

 

 

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Pemprov NTT Optimis Penyerapan Anggaran Pembangunan 2019 Capai 95 Persen

Published

on

Lucky Frederich Koli / Ant
Continue Reading

Daerah

Pilkada Solo Diramaikan Dengan Para Pendaftar Via PDIP Jateng.

Published

on

Continue Reading

Daerah

Berani Deklarasikan Desa Kelurahan Layak Anak, Sukoharjo KLA Madya

Published

on

Continue Reading




Loading…