Connect with us

Headline

Bawaslu: Jangan Buat Aturan yang Bisa Dibatalkan oleh MA

Published

on

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawasalu) Abhan. (Foto: Ist/Net)

Realitarakyat.com – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawasalu), Abhan mengatakan, tidak ada larangan mantan narapidana korupsi untuk mencalonkan sebagai kepala daerah. Khususnya dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota atau biasa disebut UU Pilkada sebagai dasar kontestasi pemilu tersebut.

“Karenanya, aturan turunan seperti Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) dan Peraturan Bawaslu (Perbawaslu), harus taat azas hukum. Yakni dengan mengikuti UU yang masih berlaku dan pelarangan yang ada saat ini beredar barulah sekedar wacana,” katanya, Minggu (17/11/2019).

Mantan Ketua Bawaslu Jawa Tengah itu menambahkan, tidak bisa dikatakan taat azas pemilu, kalau membuat aturan teknis yang tidak diatur dalam UU. Dia meyakini, akan terjadi perdebatan soal masuknya pasal pelarangan mantan narapidana korupsi mencalonkan diri sebagai kepala daerah dalam draf PKPU.

“Saat ini, draf tersebut masih dalam pembahasan bersama Kementerian Hukum dan HAM. Akan terjadi perdebatan atas PKPU tentang pencalonan kepala daerah tersebut apabila pasal itu disahkan,” ujarnya.

Sebab, penyelenggara hanya menjalankan UU. Bukan menciptakan aturan baru, apalagi membatasi hak politik warga negara. “Kami bukan tidak sepakat untuk mendukung pemilihan yang bersih dan memberikan calon yang bersih kepada pemilih. Akan tetapi jangan membuat aturan yang bisa dibatalkan oleh Mahkamah Agung,” tandasnya.

Selain itu, Abhan menambahkan jika KPU memaksanakan menerbitkan larangan mantan narapidana korupsi tersebut dalam PKPU, maka akan terjadi permasalahan hukum.

“Jangan bilang kita pro koruptor. Bukan begitu. Bawaslu mendukung subtansi larangan itu. Makanya, Bawaslu selalu mendorong agar pembentuk UU merevisi UU Pilkada dan memuat larangan bagi mantan koruptor maju pada pilkada,” tegasnya.[sas]

 

 

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Headline

Erick Thohir Berhentikan Jajaran Direksi Garuda yang Terlibat Penyelundupan Harley

Published

on

Continue Reading

Headline

Kesetiaan Seorang Profesional Ada Pada Profesi, Bukan Institusi

Published

on

Ilustrasi (Net)
Continue Reading

Headline

Lawan Bos BUMN, Dirut Garuda Tak Mau Mundur!

Published

on

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara / Net
Continue Reading




Loading…