Connect with us

Daerah

DPRD Jabar Butuh Delapan Jam Tetapkan Lima Komisioner KIP

Published

on

Realitarakyat.com – Setelah bekerja keras lewat ajang fit and proper test, selama lebih dari, delapan jam, DPRD Jabar akhirnya berhasil menetapkan lima komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) Jawa Barat (Jabar), calon yang diseleksi 10 orang, Jumat (15/11/2019).

Mereka adalah –nama disebut sesuai ranking hasil fit and proper test, Ijang Faisal (Incumbent), Husni Farhan Mubarok, Yudaningsih, Dedi Dharmawan dan Dadan Saputra.

Sesuai hasil pengamatan, proses fit and proper test dimulai sekitar pukul 13.30 WIB. Peserta pertama –sesuai abjad, Dadan Saputra dan di akhiri Zulkarnaen –yang keluar ruang seleksi sekitar jam 20.30 WIB.

Setelah itu, 20 dari 22 anggota Komisi I DPRD Jabar –yang hadir dalam kegiatan fit and proper test itu melakukan briefing. Setengah jam –tepatnya sekitar pukul 21.00, tim Humas Sekretariat DPRD Jabar masuk ruangan seleksi untuk mendengarkan paparan hasil seleksi. Jam 21.30 WIB selesai.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Bedi Budiman mengatakan, proses uji kelayakan dan kepatutan ini dilaksanakan secara terbuka serta transparan.

Selain itu pelaksanaan fit and proper test ini dilakukan sesuai dengan amanat Bamus DPRD Provinsi Jawa Barat yang memutuskan bahwa pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan ini harus selesai pada tanggal 15 November 2019.

“Selamat kepada lima komisioner KIP Jabar periode 2019-2023, terpilih,” kata Ketua Komisi I DPRD Jabar Bedi Budiman, usai fit and proper test.

Dijelaskan Bedi, secara umum ke-10 calon yang mengikuti fit and proper test telah layak menjadi komisioner. Mengingat mereka dipilih lewat seleksi ketat yang dilakukan oleh panitia seleksi (Pansel).

“Ranking ke-enam dan seterusnya, bukannya tidak terpilih, tetapi masuk cadangan. Semacam PAW (pergantian antar waktu),” kata dia.

Semua itu, kata Bedi bisa dibuktikan dengan makalah terkait komisi informasi publik –yang mereka buat saat berlangsungnya fit and proper test.

Dalam makalah itu terlihat, ke-10 calon sangat memahami tupoksi dan mereka juga memiliki strategi yang khas, sesuai background dalam menyelesaikan masalah.

“Sehingga membuat kita semua, selisih-selisih tipis dalam hal penilaian,” jelas dia.

Adapun penetapan komisioner terpilih nanti akan dilakukan secara resmi oleh Gubernur Jawa Barat. “Yang ditetapkan ya lima komisioner yang sudah kita pilih ini,” pungkas dia.[prs]

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Pilkada Solo Diramaikan Dengan Para Pendaftar Via PDIP Jateng.

Published

on

Continue Reading

Daerah

Berani Deklarasikan Desa Kelurahan Layak Anak, Sukoharjo KLA Madya

Published

on

Continue Reading

Daerah

KPU Medan Minta Calon Peserta Pilkada Medan Daftarkan Operator Komputer

Published

on

Continue Reading




Loading…