Connect with us

Headline

Polda Metro Jaya Diminta Tertibkan Skuter Listrik

Published

on

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat RI Sarifuddin Sudding. ( Foto: ist/net)

Realitarakyat.com – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat RI Sarifuddin Sudding meminta Polda Metro Jaya untuk menertibkan skuter listrik, yang saat ini marak digunakan masyarakat di sepanjang jalan protokol Jakarta. Selain merusak jembatan penyeberangan orang (JPO), skuter listrik Grabwheels yang disewakan oleh Grab itu juga berpotensi menyebabkan kecelakan.

“Saya meminta ke Polda Metro Jaya menertibkan skuter listrik Karena skuter selain merusak JPO yang merupakan fasilitas umum, juga bisa menganggu pejalan kaki lainnya,” kata Sarifuddin, Rabu (13/11/2019).

Menurutnya, jika pihak kepolisian tidak melakukan langkah pencegahan, maka tak tertutup kemungkinan akan jatuh korban. Mengingat jalur dilewati skuter listrik bisa mengganggu pejalan kaki yang sedang berjalan.

Sarifuddin mencontohan, Singapura telah melarang penggunaan skuter listrik di trotoar, karena memakan banyak korban dan satu tewas. Di mana pelarangan ini dimulai sejak Senin (4/11/2019) lalu.

Bahkan, bagi yang melanggar akan diancam dengan hukuman penjara. Tak hanya itu, ada denda yang menanti sebesar SGD 2000 atau Rp 20,6 juta atau hukuman penjara hingga tiga bulan lamanya.

“Menteri Transportasi Lam Pin Min akan melakukan penegakan hukum, terkait pelarangan naik skuter listrik di sana. Bahkan ada sejumlah denda bagi pengendara e-skuter di Singapura, yang nekat melakukannya. Kita di Indonesia harus melakukan langkah preventif, sebelum ada jatuh korban,” paparnya.

Untuk itu, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) asal Sulawesi Tengah itu meminta aktivitas penggunaan skuter listrik dihentikan sementara, sambil menunggu regulasi diterbitkan. Dan ada jalur khusus buat pengendara skuter.

“Aktivitas itu dihentikan  saja sementara, jangan beraktivitas dulu karena berbahaya. Kita buat aturannya dan kita buat jalur khusus dulu. Jangan sampai jatuh korban baru kita semua bersuara. Dan gaduh lagi,” ucapnya.

Seperti diberitakan, Dinas Bina Marga DKI sudah bersuara dengan mengunggah beberapa foto dari rekaman CCTV. Mereka memperlihatkan ada sekelompok anak muda sedang  mengendarai skuter listrik di JPO.

Bahkan, ada pula yang memanfaatkan lift untuk naik ke JPO. “Pihak Grab bersabar dululah, hingga ada regulasinya. Untuk para pengguna skateboard, skuter listrik, saya mohon untuk tidak menggunakan alat-alat itu dulu hingga aturannya turun,” tukasnya.[sas]

 

 

 

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Headline

2019 Jadi Tahun Terberat Bagi KPK

Published

on

Continue Reading

Headline

Didukung 30 DPW, Zulhas Diprediksi Pimpin Kembali PAN

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading

Headline

Erick Thohir Berhentikan Jajaran Direksi Garuda yang Terlibat Penyelundupan Harley

Published

on

Continue Reading




Loading…