Connect with us

Daerah

DPRD Kab Bekasi Soroti Sungai-sungai yang Terpapar Limbah

Published

on

Kali Cilemahabang yang diduga tercemar limbah pabrik. (Foto: Ist/Net)

Realitarakyat.com – Pencemaran air di sejumlah sungai di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi perhatian yang sangat serius. Pasalnya, sungai-sungai di wilayah tersebut belakangan ini menjadi sorotan.

Sebut saja di Kali Jambe atau dikenal warga dengan Kali Sasak Jarang, yang berada di jalur Kampung Satria Jaya dan Kampung Karang Satria serta Mangun Jaya. Kali tersebut pun bukan hanya tercemar oleh sampah, tetapi juga limbah.

Hal tersebut berdasarkan penyusuran realitarakyat.com terhadap kali tersebut. Kali ini, Kali Cilemahabang atau kali hitam di Desa Sukaraya maupun Desa Waluya, yang juga sungainya terpapar limbah-limbah pabrik dari Cikeas, Bogor Jawa Barat.

Atas hal itu, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Imam Hambali meminta pemerintah setempat bertindak cepat mengatasi masalah pencemaran air sungai. Karena selain mengganggu ekosistem sungai, juga bisa membuat warga kehilangan sumber air bersih.

“Harusnya atuh Bupati Eka Supria Atmaja lebih tegas dan lebih galak. Itu nyata ada di dekat rumah Pak Bupati di Waluya,” kata dia, Minggu (3/11/2019). Apalagi sebelum menjadi anggota legislatif dan bupati, Eka pernah menjabat sebagai kepala Desa Waluya.

“Dengan fakta tersebut, harusnya Pak Eka bertindak tegas. Karena persoalan ini memang harus segera diatasi,” imbuh Hambali. Ironisnya, kata dia, titik-titik pencemaran itu ada di dekat rumah Bupati Eka.

“Salah satu titik pencemaran itu berada di sekitar tempat tinggal Bupati Eka yakni di Desa Waluya, Kecamatan Cikarang Utara,” ungkapnya. Berdasarkan hasil penelusuran Komisi III DPRD, pencemaran sungai telah meluas di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Kali Cilemahabang di Desa Jayamukti Kecamatan Cikarang Pusat lebih dulu menghitam. Kemudian mengalir memasuki empat desa di Kecamatan Cikarang Utara yakni Mekarmukti, Karangharja, Karangasih, hingga desa tempat tinggal bupati, yaitu Desa Waluya. Dan kini sudah sampai Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia,” paparnya.

Karenanya, dia pun mendesak Pemerintah Kabupaten Bekasi segera bertindak mengatasi masalah pencemaran sungai. “Karena sifat limbah dan juga sampah itu kalau semakin dibiarkan, maka semakin mengendap dan makin susah dibersihkan. Maka harus secepatnya,” tegasnya.

Solusinya menurut dia adalah dengan menyusuri sungai yang tercemar untuk mencari sumber pencemarnya. Kalau tidak ditelusuri, maka tidak akan pernah selesai masalahnya.

“Ini hajat hidup warga lho, karena dipakai buat kebutuhan sehari-hari. Seperti buat MCK, bahkan ada yang dialirkan ke sawah,” ujar Hambali.[sas]

 

 

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Cara Promosi Kab Bekasi Melalui Videotron

Published

on

Videotron / Net
Continue Reading

Daerah

Hilang 11 Hari, Petani Ditemukan Tewas Di Kebun Bambu

Published

on

Ilustrasi / Net
Continue Reading

Daerah

Tolak Pergantian Nama Bandara, Ribuan Warga Gelar Aksi di DPRD NTB

Published

on

Continue Reading




Loading…