Connect with us

Politik

Nasdem yang Tegas Dong! Jangan Main Dua Kaki

Published

on

Bendera Partai Nasdem / Net

Realitarakyat.com – Partai Nasdem diminta tegas dalam menetukan sikap politik, apakah bagian dari pemerintah atau di luar dari pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Hal itu disampaikan pengamat politik Karyono Wibowo, menanggapi pernyataan anak buah Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, Irma Suryani Chaniago yang menyebut Partai Nasdem akan menjadi oposisi dalam pemerintahan Jokowi.

“Kalau Nasdem benar menyatakan sikap seperti itu, kalau dia akan oposisi tapi dalam kabinet, bisa main dua kaki dong!,” kata Karyono kepada realitarakyat.com, Senin malam (21/10/2019).

Dirinya menganggap wajar jika Nasdem kecewa dengan masuknya Gerindra dalam pemerintahan, dan mendapatkan jatah kursi menteri. Namun, lanjut dia, sikap itu menunjukan ketidak konsistenan Nasdem. Sebab, berulangkali Nasdem menyatakan tidak apa-apa, dan menyerahkan kepada Presiden soal hal tersebut.

“Itu nggak konsisten. Katanya nggak masalah. Semestinya legowo, tapi itu kembali pada sikap Nasdem. Manusiawi kalau memang kecewa. Tapi ada ketidak konsistenan,” kata dia.

Menurut Karyono, jika memang Nasdem memutuskan untuk menjadi oposisi, maka itu baik. Tetapi, dirinya meminta agar Nasdem tidak main dua kaki, dengan menjadi oposisi di dalam koalisi.

(Baca Juga: Nasdem Mau Jadi Oposisi Tapi dalam Koalisi)

“Kalau itu pilihan nasdem saya kira baik, tapi jangan main dua kaki, kalau mau oposisi ya tegas keluar dari koalisi dan keluar dari pemerintahan,” kata dia.

Dirinya berpandangan, jika Nasdem tidak benar-benar beroposisi. Sebab, mereka akan berhitung secara politik, untuk ruginya menjadi oposisi. Sebab, belum tentu menjadi oposisi akan menang pada Pemilu berikutnya.

“Contoh Gerindra, tiga periode menjadi oposisi, tapi tidak pernah menang di Pemilu,” kata dia.

Selain itu, kekuatan media juga bukan faktor utama untuk membuat Nasdem menang dalam pemilu. Dirinya mencontohkan Partai Perindro yang memiliki ‘segudang’ media namun tidak lolos ke Senayan.

“Kenaikan Nasdem bukan satu-satunya karena media yang dimiliki, banyak variabel, yang menaikan Nasdem pada pemilu kemarin, seperti artis, atau Political endorsement, tokoh nasional dan artis,” kata dia. [ipg]

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Politik

Pemerintah Diminta Optimal Kelola Anggaran

Published

on

Anggota Komisi XI DPR RI, Ecky Awal Mucharam / Net
Continue Reading

Pilkada 2020

Pilkada Lewat DPRD Berpotensi Munculkan Oligarki

Published

on

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa. (Foto: Ist)
Continue Reading

Politik

Awasi Seleksi CPNS, DPR Bentuk Panja

Published

on

Ilustrasi (Ist)
Continue Reading




Loading…