Connect with us

Daerah

11 Warga Keracunan Bubur Ayam, Ini Imbauan Kadiskes

Published

on

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur dr. Eirene  Ate. (Foto: Ist)

Realitarakyat.com – Masyarakat diimbau untuk tidak mengkonsumsi jajanan sembarangan. Sebab, hal itu bisa berakibat pada mual muntah mencret dan lain-lain.

“Sebaliknya, kami meminta para penjual untuk memastikan air yang dipakai untuk memasak makanan, adalah air bersih dan layak. Sehingga,  konsumen tidak dirugikan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur dr. Eirene  Ate, Minggu (13/10).

Menurutnya, imbauan ini terkait dengan kejadian keracunan yang dialami oleh 11 orang warga Soe, TTS, usai mengkonsumsi bubur ayam. Akibatnya, kesebelas orang itu harus dilarikan ke RSUD Soe.

“Apalagi, saat ini musim kemarau, dimana terjadi kekurangan air di sejumlah tempat. Karena itu, pastikan air yang disajikan telah dimasak dengan benar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga mengingatkan semua orang menyayangi orang lain, seperti menyayangi diri sendiri. Termasuk didalamnya adalah dalam hal menjaga kesehatan.

“Imbauan ini juga selaras dengan apa yang sudah disampaikan di tempat-tempat ibadat. Yakni berkaitan dengan bulan keluarga yang bertepatan  dengan musim kemarau,” ucapnya.

Untuk diketahui  11  orang warga Soe dilarikan ke IGD RSUD Soe pada Minggu siang, usai menyantap bubur ayam. Adapun bubur yang dikonsumsi itu, dibeli dari penjual bubur keliling. Hingga saat ini, Polres TTS bersama para dokter masih menyelidiki penyebab keracunan tersebut.

Karena banyak yang mengkonsumsi, kemungkinan masih banyak korban lainnya. Sementara itu penjual bubur ayam keliling sudah diamankan pihak kepolisian.

Sebelumnya, pada pukul 09.00 WITA korban mengkonsumsi bubur ayam. Tiga jam kemudian, korban merasa mual sehingga dibawa ke IGD RSUD Soe untuk mendapat penanganan pertama. Sebelas pasien tersebut ditangani dr. Juan Manu.

Wakil Bupati TTS Jhony Army Konay, terlihat mengunjungi korban di IGD RSUD SoE sekitar jam 14.30 WITA untuk mengecek keadaan para korban serta keluhannya. [sim/sas]

 

Berikut nama-nama korban keracunan:

  1. Dina Tanesib, 26 tahun, IRT, Aspol Polres TTS.
  2. Aerilin Belfania Taebonat, 4 tahun, Aspol Polres TTS.
  3. Rifki Kurniawan, 25 tahun, Kilo 2,
  4. Atin Pao, 60 tahun, RT 01 RW 0, Kelurahan Kota Soe.
  5. Zahirh Najla, 7 tahun, RT 01 RW 01, Kelurahan Kota Soe.
  6. Aprilio Taek, 3,6 tahun, RT 03 RW 01, Kelurahan Nunumeu, Kecamatan Kota Soe.
  7. Muhammad Yusuf Basori, 4 tahun, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Kota Soe.
  8. Enjelita Longa, 14 tahun, RT 01 RW 01, Kelurahan Kota Soe, Kecamatan Kota Soe.
  9. Reno Longa, 9 tahun, RT 01 RW 01, Kelurahan Kota Soe, Kecamatan Kota Soe.
  10. Feti Anin, 23 tahun, RT 01 RW 01, Kelurahan Kota Soe.
  11. Amandarahma Fadilah, 12 tahun, belakang Rumah Jabatan Bupati lama.

 

 

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Ketua Pengadilan: Mantan Kadis PU TTS Bisa Ditahan

Published

on

Ketua PN Kelas IA Kupang, Dju Jhonson Mira Mengi, S. H, MH
Continue Reading

Daerah

Api Kembali Berkobar di Lantai 2 SMK Yadika 6

Published

on

Seorang pegawai berusaha memadamkan api yang muncul kembali dari lantai 2 SMK Yadika 6. (Foto: realirarakyat/Wisnu Yusep)
Continue Reading

Daerah

Ini Penampakan SMK Yadika 6 Pasca Terbakar

Published

on

SMK Yadika 6 pasca terbakar hebat. (Foto: realitarakyat.com/Wisnu Yusep)
Continue Reading




Loading…