Connect with us

Daerah

Terkait Dugaan Korupsi NTT Fair, Kajati Dituding Lindungi Frans Lebu Raya

Published

on

Realitarakyat.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Pathor Rahman, S. H dituding telah melindungi mantan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dalam kasus dugaan korupsi pembangunan gedung pameran NTT Fair Tahun 2018 senilai Rp29 miliar.

Pasalnya, dalam keterangan tiga orang saksi menyebutkan bahwa Frans Lebu Raya dan Sekda NTT, Ben Polomain telah menerima fee dalam proyek NTT Fair tahun 2018.

Demikian orasi Ketua Aliansi Rakyat Anti Korupsi (Araksi) NTT, Afred Baun ketika berorasi didepan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, Kamis (10/10/2019).

Menurut Alfred, kasus ini sudah terang-terangan menyebutkan bahwa mantan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dan Sekda NTT menerima fee sehingga perlu ditindak lanjuti secara pasti.

Dalam kesempatan yang sama Koordinator Lapangan (Korlap), Hasnu Ibrahim turut menuding penyidik Kejati NTT turut bermain dalam kasus dugaan korupsi NTT Fair sehingga Frans Lebu Raya dan Ben Polomaing tidak tersentuh.

Diduga kuat, kata Ibrahim, ada tekanan – tekanan politik dari para elit politik dalam kasus dugaan korupsi itu sehingga Kejati NTT tidak berani menetapkan mantan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dan Sekda NTT, Ben Polomaing sebagai tersangka.

“Kami duga bahwa mulai dari penyidik, Kajati, Wakajati, As Pidsus turut bermain dan kemasukan angin bahkan ada tekanan politik dari elit politik sehingga Frans Lebu Raya dan Ben Polomaing dilindungi,” kata Ibrahim.(ndi)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Polisi Buru Pelempar Bom Molotov ke LBH Medan

Published

on

Ilustrasi / Net
Continue Reading

Daerah

Polisi Mulai Selidiki Pelemparan Bom Molotov di LBH Medan

Published

on

Kantor LBH Medan / Net
Continue Reading

Daerah

Pecel Gendar, Menu Khas Tradisional yang Menggoda Lidah

Published

on

Continue Reading




Loading…