Connect with us

Daerah

ARAKSI Tuding TP4D Bertanggung Jawab di Kasus NTT Fair

Published

on

Alfred Baun ketua ARAKSI NTT saat diterima Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, di Kejati NTT, Kamis (10/10/2019).

Realitarakyat.com – Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAKSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, Kamis (10/10/2019).

Unjuk rasa ini menuntut agar Kejati NTT segera menetapkan tersangka terhadap mantan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT, Ben Polomaing terkait kasus dugaan korupsi pembangunan gedung pameran NTT Fair tahun 2018 senilai Rp29 miliar.

Delegasi ARAKSI NTT, diwakili Ketuanya, Alfred Baun, diterima Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, yang didampingi Kasi DIK Kejati NTT, Wijaya.

Dalam pertemuan tersebut, Alfred meminta Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Pathor Rahman agar memeriksa enam orang Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) sebagai pengawal proyek NTT Fair.

“Sebab, dosa dari TP4D sebagai tim pengawas proyek NTT Fair ditanggung oleh enam orang terdakwa. Dosa tersebut berupa kelalaian TP4D yang gagal mengawal proyek NTT Fair,” ujarnya.

Menurut Alfred, karena kelalaian itu, negara dirugikan Rp12,7 miliar terkait kasus itu. “Ini jelas kelalaian dan kegagalan dari tim TP4D dalam monitoring pelaksanaan proyek,” katanya menambahkan.

Seharusnya, lanjut Alfred, tim TP4D Kejati NTT memberikan warning atau mencegah dilakukan pencairan uang kepada kontraktor berdasarkan perkembangan fisik pekerjaan ataupun progres pekerjaan.

“Pencegahan seharusnya bisa dilakukan, terutama soal pembayaran kepada kontraktor, karena progres fisik tidak sesuai dengan uang yang diterima,” ungkap Alfred.

Menanggapi tuntutan ARAKSI NTT, Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, terkait dengan TP4D Kejati NTT, telah direkomendasikan kepada Kajati NTT untuk ditindaklanjuti.

“Kami sudah rekomendasikan dan serahkan kepada Kajati NTT untuk ditindaklanjuti nantinya,” kata Abdul.

Terkait dengan peran TP4D Kejati NTT dalam proyek NTT Fair, Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT mengatakan bahwa soal peran TP4D hanya Asisten Intelejen Kejati NTT, Bambang Setyadi yang akan menjelaskannya. (ndi)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Polisi Buru Pelempar Bom Molotov ke LBH Medan

Published

on

Ilustrasi / Net
Continue Reading

Daerah

Polisi Mulai Selidiki Pelemparan Bom Molotov di LBH Medan

Published

on

Kantor LBH Medan / Net
Continue Reading

Daerah

Pecel Gendar, Menu Khas Tradisional yang Menggoda Lidah

Published

on

Continue Reading




Loading…