Connect with us

Nasional

Tangani Konflik di Wamena, Mardani Malah Beri Saran Ini

Published

on

Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Mardani Ali Sera. (Foto: Ist/Net)

Realitarakyat.com – Dalam menangani dan menyelesaikan konflik horizontal di Wamena, Papua, pemerintah diminta harus menggunakan cinta dan bukan dengan penegakan hukum semata. Sebab bila penanganan hukum di Wamena disamaratakan, dikhawatirkan akan membuat wilayah tersebut semakin memanas.

“Pastikan cinta, cinta dan cinta menjadi dasar dalam menangani konflik yang terjadi di Wamena,” kata anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Mardani Ali Sera di ruang kerjanya di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10).

Menurutnya, peran intelijen yang bersifat tertutup harus lebih berperan ketimbang penegakan hukum secara terbuka. Hal itu sekaligus untuk meredam konflik yang terjadi di masyarakat.

“Termasuk juga tokoh agama dan tokoh masyarakat, perlu didekati untuk meredam konflik. Selain itu, saya mengusulkan kepada pemerintah memberi keistimewaan kepada Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat,” ujarnya.

Yaitu untuk membuat daerah otonomi baru, meskipun ada moratorium pemekaran wilayah. Karena menurutnya, lebih baik Papua dimekarkan menjadi dua provinsi dan Papua Barat menjadi tiga provinsi.

“Hal itu agar pemerintah daerah bisa lebih menyentuh masyarakat di pelosok. Pemekaran daerah otonom baru juga harus diikuti dengan kebijakan-kebijakan yang bisa menjamin kesatupaduan masyarakat di Papua,” tandasnya.[sas]

 

 

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Nasional

Forum Seniman Anggap Revitalisasi TIM, Anggap Pemprov DKI Hancurkan Sejarah

Published

on

Continue Reading

Nasional

Soal HAM dan Intoleransi, Hendardi: Jokowi Harus Jawab Harapan Publik

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading

Nasional

Hasil Survei Indo Barometer Warga Setuju Pemindahan Ibu Kota Ke Penajam

Published

on

Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending