Connect with us

Nasional

Ketua MPR Berharap Tak Ada Lagi Gerakan Terkait RKUHP

Published

on

Realitarakyat.com – Indonesia sangat memerlukan Kitab Undang-undang Hukum Pidana yang baru, karena sudah 74 tahun merdeka masih menggunakan KUHP peninggalan Belanda.

Demikian disampaikan Ketua MPR, Bambang Soesatyo ketika menerima Forum Dekan Ilmu-ilmu Sosial Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia, di Ruang Kerja Ketua MPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (7/10/2019).

Ke depan, pria yang disapa Bamsoet ini berharap DPR bisa melibatkan kalangan ilmuan dalam membedah RKUHP. Sekalipun saat ini RKUHP tengah ditunda pembahasannya.

“Sehingga DPR dan pemerintah punya wawasan dari berbagai disiplin ilmu. Tidak hanya membedah, jika nantinya RUU ini rampung, kalangan dan praktisi juga bisa membantu mensosialisasikan,” ujar Bamsoet.

Sementara, terkait dengan banyakanya penolakan RKUHP yang sudah dibahas tahap I oleh DPR, politikus Golkar ini mengatakan bahwa bolanya sudah berada di pemerintah, sehingga bisa mengajukan peninjauan material ke MK.

Karenanya, dia meminta tidak perlu lagi adanya gerakan sampai berujung ricuh. Sekalipun, kata dia, itu merupakan hak politik setiap warga negara.

“Karena negara kita merupakan negara hukum, tidak boleh siapapun membuat kerusuhan yang menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata dia. (ndi)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Headline

Polri Diminta Usut Tuntas Bom Bunuh Diri Medan

Published

on

Markas Polrestabes Medan. (Foto: Ist)
Continue Reading

Headline

Ada Bom Bunuh Diri di Medan, Polres Bekasi Perketat Pengamanan

Published

on

Ilustrasi. (Net)
Continue Reading

Nasional

Pemerintah Tak Serta Merta Pecat ASN Berjenggot dan Bercelana Cingkrang

Published

on

Juru Bicara Kepala BIN Wawan H Purwanto. (Foto: Ist)
Continue Reading




Loading…