Connect with us

Ragam

Besok, 68 Warga Jabar di Wamena Pulang Kampung

Published

on

Warga Jawa Barat di Posko Pengungsian BTN Sentani yang menunggu untuk dipulangkan ke kampung halamannya. (Foto: Realitarakyat.com/Achmad Areismen H)

Realitarakyat.com – Sebanyak 68 orang warga asal Jawa Barat yang selama ini tinggal di Wamena, Papua, Selasa (8/10) besok akan kembali ke Jabar. Perantau asal Jabar tersebut, saat ini mengungsi di Sentani, Kabupaten Jayapura.

“Gubernur Jabar Ridwan Kamil kemarin juga telah menyapa dan berbincang dengan warga Jabar di posko pengungsian BTN Sentani melalui video call,” kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Jabar Dodo Suhendar dalam siaran pers yang diterima realitarakyat.com, Senin (7/10).

Dia menambahkan, Gubernur juga turut mendoakan agar upaya Pemerintah Provinsi Jabar memulangkan warganya yang mengungsi paska kerusuhan berjalan dengan lancar. Selain itu, Gubernur mendoakan semuanya sehat walafiat.

“Mudah-mudahan semua lancar dan kalau ada apa-apa kontak. Dimanapun, kapanpun, kita sama-sama warga Jabar. Doa dari saya Gubernur Jabar,” ujar Dodo mengutip ucapan Ridwan Kamil.

Saat itu, Gubernur juga meminta agar para pengungsi untuk tidak khawatir ada apa-apa di masyarakat. Karena, pemprov pasti selalu ikut turun mencari solusi. Untuk itu, para pengungsi diminta ikut instruksi-instruksi dari Tim Pemprov Jabar.

”Gubernur mengatakan, akan memperhatikan warganya dimanapun mereka tinggal. Tidak terkecuali warga perantau yang saat ini berada di ujung Timur Indonesia,” tandasnya.

 

Tim Pendahulu

Dikatakan, pemulangan akan dilakukan oleh tim pendahulu dari Dinas Sosial dan Jabar Quick Response (JQR). Adapun biaya diambil dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jabar dan Daarut Tauhid (DT) Peduli.

Berdasarkan data yang dihimpun Tim Dinas Sosial Provinsi Jabar di Papua per 6 Oktober 2019, warga yang memilih pulang berjumlah 68 orang.

Rinciannya, warga Kabupaten Garut sebanyak 18 orang, Kabupaten Majalengka 2 orang, Kabupaten Sukabumi 7 orang, Kota Bandung 4 orang, Kabupaten Bandung 4 orang dan Kabupaten Kuningan 2 orang.

Sementara, warga Kabupaten Tasikmalaya 5 orang, Kabupaten Sumedang 8 orang, Kabupaten Subang 8 orang, Kabupaten Purwakarta 3 orang, Kota Bogor 4 orang, dan Kabupaten Indramayu 3 orang.

“Ke-68 orang yang dipulangkan tersebut merupakan bagian dari total seribu lebih warga Jabar yang ada di Papua. Kurang lebih seribu warga Jabar tinggal di Papua, mereka memiliki beragam pekerjaan, mulai dari PNS, TNI/Polri, pedagang, hingga sopir,” jelasnya.

Warga yang bertahan – baik di Kota Wamena maupun kota lain di Papua – menyesuaikan imbauan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Yakni  agar warga tak perlu eksodus keluar Wamena.

Pemulangan terhadap puluhan warga Jabar sendiri menjadi bagian dari tugas Pemprov melalui Dinas Sosial dan JQR. Khususnya untuk membantu pemerintah pusat dalam mengatasi masalah sosial dan kemanusiaan.

“Untuk pemberdayaan sepulang dari Papua, akan kami usulkan kepada Gubernur untuk mendapatkan modal bantuan,” tegasnya.[sas]

 

 

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Ragam

Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Kabupaten Bogor

Published

on

Ilustrasi / Net
Continue Reading

Ekonomi

Anggaran untuk Bandara Ngloram dan Dewandaru akan Ditambah Tahun Depan

Published

on

Bandara Ngloram, Cepu. (Foto: Ist/Net)
Continue Reading

Ekonomi

Kemenhub Kembangkan Bandara Ngloram dan Dewadaru

Published

on

Penandatanganan kesepakatan bersama tentang pembangunan dan pengembangan Bandara Ngloram dan Bandara Dewadaru. (Foto: Kemenhub)
Continue Reading




Loading…