Connect with us

Politik

Soal Mulan Jamela, Gerindra Klaim Patuhi Aturan Hukum

Published

on

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade / Net

Jakarta, Realitarakyat.com – Rencana Partai Gerindra melakukan pergantian Ervin Lutfi dengan Mulan Jamela tidak ada unsur politis, namun untuk mematuhi keputusan proses hukum yang berlaku di Indonesia.

Demikian menurut Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (23/9/2019).

“Kemarinkan Pengadilan Jakarta Selatan sudah mengeluarkan soal perkara Mulan dan kami hanya mengikuti proses dan aturan yang berlaku,” kata Andre.

Lanjut Andre menuturkan jelang pelantikan anggota DPR RI periode 2019-2024, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan KPU agar tidak terjadi masalah dalam proses ke depan.

“Kami sejauh ini terus berkoordinasi dengan KPU agar proses pelantikan pada Oktober 2020 nanti tidak ada masalah baik pada Mulan ataupun Gerindra,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, pencoretan nama Ervin Lutfi sebagai calon legislatif DPR RI terpilih periode 2019-2024 dari Partai Gerindra oleh KPU RI, menuai protes dari sejumlah warga, yang tergabung dalam Solidaritas Aktivis, Pemuda dan Masyarakat Garut.

Ervin Lutfi yang merupakan putra daerah Garut itu namanya dicoret, lantaran ia diberhentikan sebagai kader oleh DPP Gerindra. Kemudian, untuk penggantinya, adalah Mulan Jamela, istri dari musisi kondang Ahmad Dhani.

“Saya selaku masyarakat Garut kecewa, KPU tidak konsisten,” kata Koordinator Solidaritas Aktivis, Pemuda dan Masyarakat Garut, Heri Rustiana kepada wartawan di Garut, Minggu (22/9/2019).

Sejumlah elemen masyarakat Garut sudah melakukan pertemuan yang membahas tentang kekecewaan dan adanya kesewenang-wenangan DPP Gerindra serta KPU RI. Nama Ervin Lutfi dicoret sebagai caleg terpilih dari daerah pemilihan Kabupaten Garut dan Tasikmalaya.

“Kita merasa prihatin ada kabar beliau (Ervin Lutfi) itu digeser dari posisi sebagai anggota DPR RI yang akan dilantik 1 Oktober mendatang,” kata dia.

Menurutnya, kebijakan DPP Gerindra tidak seharusnya dilakukan apalagi tanpa sebab kesalahan atau pelanggaran yang mengharuskan Ervin digeser sebagai caleg terpilih.

Sementara itu, menurut Fahrul Rozi, caleg Gerindra yang ikut diberhentikan oleh DPP Partai Gerindra bersama Ervin Luthfi dan digantikan oleh Mulan Jameela mengatakan, ditetapkannya Mulan Jameela sebagai anggota DPR RI oleh KPU, akan menjadi preseden buruk dan membuat kekacauan hukum secara nasional.

“Ini akan berdampak luas bagi parpol, karena bisa menjadi yurisprudensi atau contoh bagi para caleg lain se-Indonesia dan akan membuat kekacauan hukum nasional,” kata Fahrul minggu malam. [ipg]

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Politik

Tak Mau Jadi Beban Jokowi, PAN Klaim Tetap Jadi Oposisi

Published

on

Ilustrasi / Net
Continue Reading

Nasional

AKD DPR RI Terbentuk, Fraksi PDIP Dapat Posisi Ketua di Tiga Komisi

Published

on

Ketua DPR RI, Puan Maharani. (foto: ist/net)
Continue Reading

Politik

AKD Belum Terbentuk, Dewan Milenial Banyak Terlibat

Published

on

Dave Laksono Golkar / Net
Continue Reading




Loading…