Connect with us

Daerah

Peringati Hari Jadi Kota Bandung, Warga ‘Ngabring’ Sholat Subuh Akbar

Published

on

Bandung, Realitarakyat.com – Sholat Subuh Akbar yang digelar di Masjid Raya Bandung, Provinsi Jawa Barat, Minggu (23/9/2019), berlangsung khidmat.

Puluhan ribu orang ‘ngabring’, atau berbondong-bondong berjalan kaki dari tujuh titik kumpul yang telah ditentukan oleh panitia peringatan Hari Ulang Tahun Kota Bandung yang ke-209.

Titik kumpulnya, Plaza Balai Kota Bandung, Jalan Otista depan Sudirman, Jalan Otista depan Cibadak, Jalan Naripan, Jalan Tamblong, Jalan M Toha, serta Taman Tegallega.

Banyak jamaah, sudah berkumpul jauh sebelum waktu subuh tiba, tepatnya sekitar pukul 03.30 WIB. Beberapa di antaranya adalah Ibu Nining (49) dan Ibu Juju (56), rombongan majelis taklim Nurul Huda, Kelurahan Jamika, Kecamatan Bojongloa Kaler.

Untuk sampai ke Masjid Raya Bandung, Ibu Nining, Ibu Juju dan Rombongan yang titik kumpulnya di persimpangan Jl Cibadak dengan Jl Gardujati harus berjalan kaki sepanjang 600 meter.

“Seru, ya, jalan kaki ‘ngabring’ gitu. Kami ada sekitar 30 orang,” kata Ibu Nining yang ditemui realitarakyat.com usai sholat subuh.

Laila (18), putri Ibu Nining juga mengaku senang bisa ngabring bersama-sama agar bisa sholat subuh berjamaah akbar di Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat.

Menurut Laila, ngabring bersama-sama di waktu subuh bukan hal yang baru baginya, tetapi suasana kekhidmatan yang didapat di acara subuh berjamaah di Masjid Raya Bandung kali ini, terasa berbeda.

“Di sekolah juga suka ada salat Subuh berjamaah. Soalnya ikut ekskul remaja masjid. Tapi kali ini suasananya terasa berbeda,” ungkap siswi kelas 12 SMK Penida Katapang itu.

Ibu Lina (54), guru SDN 148 Cibaduyut, Kecamatan Bojongloa Kidul juga ikut melaksanakan sholat Subuh Berjamaah Akbar di Masjid Raya Bandung. Ia hadir bersama dengan guru-guru, lainnya berjalan kaki dari jalan Naripan.

“Ada tadi teman saya dia jalan kaki dari depan RS. Immanuel, Sukaleueur, sama temen-temen pengajiannya. Jauh banget. Tapi karena banyakan, sampai 30 orang, jadi nggak kerasa. Seru,” tuturnya.

Ibu Lina, mengatakan Subuh Akbar merupakan rangkaian peringatan hari jadi ke-209 Kota Bandung. Perempuan yang telah mengabdi sebagai guru selama 30 tahun ini berharap, di hari jadinya yang ke-209 agar pemerintah semakin baik dan partisipasi meningkat atau mendukung kegiatan keagamaan yang positif .

“Kalau program yang positif seperti ini tentu kita dukung. Kita kan mengharap ada perbaikan, tapi kalo nggak turut mendukung tidak akan terealisasi. Kalau ikut turun (berpartisipasi) insyaallah, akan berhasil,” harapnya. (ndi)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Resmi Ditutup, Lokalisasi Sunan Kuning Bakal Dijadikan Wisata Religi

Published

on

Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning Semarang / Ist
Continue Reading

Daerah

Jaga Kondusifitas Wilayah, Polres Pati Jalin Sinergitas Dengan Ponpes

Published

on

Continue Reading

Daerah

Dishub Paluta dan Satlantas Polsek Padangbolak Gelar Sosialisasi Gakum Berlalulintas

Published

on

Continue Reading




Loading…