Connect with us

Nasional

Pemberian Gelar Putera Reformasi untuk Jokowi Kurang Tepat

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com – Presiden Joko Widodo dinilai kurang tepat diberi gelar Putera Reformasi. Khususnya pascarevisi Undang-Undang tentang Komisi Pemberantasan Korupsi dan adanya frasa yang bertentangan dengan semangat reformasi dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

“KPK diperlemah, prinsip yang ditolak reformasi sejak awal dimasukkan kembali dalam RKUHP. Belum lagi dengan UU Pertanahan dan beberapa hal yang bertentangan dengan semangat reformasi, membuat rencana pemberian gelar Putera Reformasi untuk Presiden Jokowi kurang tepat,” kata pengamat politik Lingkar Madani Ray Rangkuti di Kawasan, Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu (22/9).

Tidak hanya itu, Ray juga berpendapat bahwa selama lima tahun kepemimpinan Jokowi, ide-ide reformatif yang dikembangkan oleh mantan Presiden RI Ke-3 BJ Habibie pun tidak dijalankan. Pembenahan birokrasi tidak berjalan, pembenahan institusi polisi juga tidak berjalan.

“Demikian pula dengan pembenahan kejaksaan yang tidak berjalan. Padahal menurut saya, kelanjutan reformasi adalah membenahi tiga hal tersebut,” ujarnya. Meski demikian, Ray mengatakan bahwa rencana pemberian gelar itu kembali pada penilaian si empunya hajat.

“Dalam hal ini adalah Universitas Trisakti. Bagi mereka yang mau melaksanakan, ya monggo-monggo saja. Tapi kalau saya ditanya, saya mengatakan pemberian gelar itu kurang tepat,” tandasnya.[sas]

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Nasional

Kata Helmy, Tayangan Asing di TVRI Tak Sampai 10 Persen

Published

on

Continue Reading

Headline

Soal Kasus Harun Masiku, ICW: KPK di Tangan Firli Melempem

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading

Daerah

DPRD DKI dan Mendagri Benarkan Ibu Kota Jakarta Akan Berakhir Bulan 6 Mendatang

Published

on

inilah Desain Ibu Kota Negara Yang baru di Kalimantan Timur versi Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia
Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending