Connect with us

Daerah

Daftar di PDIP, Kornelis Dola Didampingi Tokoh Adat dan Keluarga Besar

Published

on

Tokoh masyarakat dan pemuda dampingi Kornelis Dola mendaftar melalui PDIP sebagai bakal calon Bupati Manggarai. (Foto: Realitarakyat/Efrenitus Poice)

Manggarai, Realitarakyat.com – Didampingi keluarga besar dan tokoh adat, Kornelis Dola secara resmi medaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati Kabupaten Manggarai periode 2020-2025. Kornelis mendaftar melalui Partai Demokrasi Indonesia  Perjuangan.

“Kedatangan kami mendampingi Pak Kornelis adalah untuk menunjukan kepada publik Manggarai bahwa dia tidak akan berjuang sendirian. Kami ada di belakang dan siap berjuang untuk Pak Kornelis,” kata Daniel Ombuk, tokoh adat asal Kampung Lempis, Kecamatan Cibal, Manggarai saat pendaftaran di Sekretariat PDIP pada Sabtu (21/9).

Selain tokoh adat, Kornelis juga didampingi oleh tokoh pemuda dari setiap kecamatan se- Manggarai. Kedatangan para tokoh tersebut adalah sebagai wujud dukungan terhadap Kornelis pada pertarungan merebut posisi orang nomor satu pada Pilkada 2020 mendatang.

Selain itu, sejumlah tokoh juga berkomitmen untuk tetap memberikan support terhadap Kornelis. “Kami hadir untuk membangkitkan optimisme dan memberi energi positif. Yakni untuk membangkitkan semangat untuk memenangkan pilkada mendatang,” imbuh Daniel.

Sementara itu, Kornelis mengatakan, alasan memilih partai berlambang banteng karena menganggap PDIP adalah partai pejuang. “Dimana partai tersebut selalu menjadi garda terdepan untuk membela NKRI,” ucapnya.

Dia menambahkan, negara maju karena berjuang. Selain itu, kemajuan tidak gampang diraih dan harus berjuang. Terlebih, Korneslis merasakan sendiri bahwa dirinya adalah seorang pejuang.

“Dan dukungan ini membuat saya lebih yakin bahwa saya sangat cocok dengan PDIP. Karena kami sama-sama punya konsep bahwa membangun itu harus memiliki semangat juang,” tegasnya.

Kornelis yang juga mantan guru di SMP Negeri 1 Reok itu menambahkan, partai besutan Megawati Soekarnoputri itu adalah partai yang sangat besar, nasionalis yang sungguh mempertahan NKRI. Apalagi, Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, budaya dan ras.

“Kalau kita tidak kuat dan tidak memiliki prinsip untuk mempertahan NKRI, maka negara tak utuh lagi,” ucapnya.[sas]

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Jualan Ciu, Warga Laweyan Solo Dicokok Polisi

Published

on

Kanit Reskrim Polsek Laweyen, Iptu Salman Farizi / Net
Continue Reading

Daerah

Sidang Putusan Kasus Pembunuhan di PN Soe Ricuh

Published

on

Continue Reading

Daerah

Dua Pimpinan DPRD TTS Tolak Tempati Rumah Jabatan Sementara, Ini Alasannya

Published

on

Continue Reading




Loading…