Connect with us

Nasional

Lah… Dilantik Juga Belum, KPU Sudah Setujui PAW Anggota DPR RI

Published

on

Koordinator LBH Padjajaran, Hasanuddin. (foto: ist)

Jakarta, Realitarakyat.com – Menjelang pelantikan anggota DPR RI terpilih yang akan dilaksanakan 1 Oktober mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menyetujui usulan pergantian antar waktu (PAW).

Pergantian itu, atas nama anggota DPR RI terpilih Ervin Lutfi yang berada di peringkat ke 3 dengan perolehan suara sebanyak 33.938. Dia digeser dan digantikan oleh Mulan Jameela dengan raihan suara sebanyak 24.192 yang bertengger di urutan ke 5.

Menanggapi hal itu, Koordinator LBH Padjajaran, Hasanuddin mengatakan bahwa keputusan KPU tersebut, dinilai rancu dan tidak menghormati hasil pemilu yang sudah ditetapkannya sehingga berpotensi melanggar hukum.

“Ada istilah PAW, padahal yang bersangkutan (Ervin Lutfi) belum dilantik. Ini adalah kerancuan nyata,” kata Hasan, dalam keterangan persnya, Sabtu (21/9/2019).

Jika ada kebijakan internal partai terkait PAW, menurutnya, KPU menjalankan terlebih dahulu pelantikan yang bersangkutan, dan baru memproses PAW jika memang ada permintaan dari partai.

“KPU harus konsisten dengan keputusannya, dan menghormati proses demi kepastian dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemilu,” tuturnya.

Dirinya menilai, PAW tanpa pelantikan terlebih dahulu, menandakan bahwa KPU bekerja tidak berdasarkan UU, tetapi kebijakan partai.

“Ini berbahaya bagi proses demokrasi dan pengakuan terhadap hasil pemilu. Kami berharap KPU kembali kepada keputusan semula yang sudah final dan mengikat dengan merevisi kembali keputusan PAW Ervin Lutfi,” pungkasnya.

Bilamana dimungkinkan adanya PAW atas kebijakan partai, namun sebaiknya tempuh terlebih dahulu proses yang sudah ada.

“Kami menduga, ini akibat politik balas budi Prabowo Subianto kepada Dani, Ervint Luthfi dikorbankan. Bagaimana pun, tindakan tersebut tidak patut, karena menjatuhkan kehormatan sesesorang di depan publik. Ini suatu tindakan yang tidak mendidik,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, keputusan KPU itu, dituangkan dalam Keputusan bernomor 1341/PL.01.9-Kpt/06/KPU/IX/2019 yang ditetapkan di Jakarta tanggal 16 September 2019 tentang Perubahan Atas Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 1318/PL.01.9-Kpt/06/KPU/VIII/2019 Tentang Penetapan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Dalam Pemilihan Umum Tahun 2019.

Dalam surat keputusan KPU tersebut berdasarkan surat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra Nomor 023A/BHA-DPPGERINDRA/IX/2019 tanggal 11 September 2019 perihal Penjelasan Kedua Soal Langkah Administrasi Pelaksanaan Putusan PN Jaksel No.520/Pdt/Sus.Parpol/2019 PN.Jkt.Sel dan Keputusan DPP Gerindra No 004A/SKBHA/DPPGERINDRA/IX/2019 Tentang Pemberhentian Keanggotaan Sebagai Langkah Administrasi Pelaksanaan Putusaan No 520/Pdt/Sus.Parpol/2019 PN.Jkt.Sel serta putusan DPP Gerindra No.004B/SKBHA/DPPGERINDRA/IX/2019. Yakni calon anggota DPR RI daerah pemilihan Jabar XI atas nama Ervin Luthfi dan Fahrul Rozi, SH dinyatakan tidak memenuhi persyaratan sebagai calon terpilih anggota DPR RI. (ndi)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Nasional

Pemerintah Diminta Jaga Data Hasil Survei BPS

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

Penuhi Kebutuhan 120 Ribu Jamaah Haji Indonesia, Koperasi Iko Sero Ekspor 480 Ton Bumbu Rendang ke Saudi

Published

on

Continue Reading

Nasional

Kontak Senjata di Papua, Tim Gabungan TNI-Polri Lumpuhkan Seorang KKB

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending