Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Hukum

RUU KUHP Terus Tuai Pro Kontra

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com – Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang tengah dibahas DPR RI dengan pemerintah, terus menuai pro dan kontra. Bahkan, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menilai, isi dalam RUU KUHP yang dibuat, lebih kolonial dari KUHP buatan asli Belanda.

“Kalau ditanya, kami akan bilang supaya jangan disahkan dulu. Mengenai pandangan bahwa RUU KUHP adalah karya anak bangsa, hal itu masih bisa dibantah,” kata Ketua YLBHI Asfinawati, Jumat (20/9).

Alasan pertama, kata dia, isinya banyak yang masih mengikuti KUHP Belanda. Sedangkan yang kedua, isinya lebih kolonial dari KUHP buatan Belanda. Oleh karena itu, dia yakin bila RUU tersenut buru-buru disahkan, maka akan panen uji materiil.

“RUU KUHP berpotensi menghambat kebebasan sipil dalam beragama, berkeyakinan, berekspresi dan berpendapat. Kemudian, merupakan penyimpangan dari azas legalitas, yang berpotensi memperluas kriminalisasi,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, pasal dalam RUU KUHP juga cenderung melemahkan pengaturan tindak pidana khusus. Antara lain seperti korupsi, genosida dan sebagainya. Hal lain yang menjadi catatan adalah soal pengaturan moralitas individu di ruang privat dan masuk dalam kriteria kejahatan tanpa korban, seperti zina dan lain-lain.

“Banyak orang yang akan masuk penjara. Sehingga penjara akan makin penuh. Selain itu, orang akan melaporkan orang lain dengan mudah karena pasalnya tersedia,” tandasnya.[sas]

Loading...
Baca Juga :   Ketua DPR: Asian Games Momentum Ciptakan Perdamaian Dunia
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Hukum

Soal Perppu KPK, Mahfud Sebut Jokowi Dilematis

Published

on

Presiden Jokowi / Net
Continue Reading

Hukum

Menteri Tjahjo Minta Publik Tak Perdebatkan Pejabat Daerah Kena OTT KPK

Published

on

Mendagri Tjahjo Kumolo / Net
Continue Reading

Hukum

Tak Dilibatkan Pemilihan Menteri, PDIP: KPK Jangan Kepo!

Published

on

Politikus PDIP Masinton Pasaribu / Net
Continue Reading




Loading…