Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Politik

Soal Duit 30 Ribu Dolar di Laci Kerja, Menteri Agama: Maaf Saya Buru-buru

Published

on

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin / Realitarakyat.com

Jakarta, Realitarakyat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi akan mengusut temuan 30 ribu Dolar Amerika Serikat yang disita dari laci meja kerja Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin beberapa waktu lalu.

Keberadaan uang 30 ribu Dolar AS tersebut sebelumnya terungkap di persidangan, Menag Lukman menerimanya dari Atase Agama Saudi Arabia terkait kegiatan MTQ Internasional.

Ketika dikonfirmasi usai rapat dengan Komisi VIII DPR RI, Menag Lukman lebih memilih ambil langkah seribu. Dia emoh mengomentari ikhwal duit tersebut.

“Maaf, saya buru-buru,” kata Lukman sebari lari-lari kecil meninggalkan awak media, di Depan Ruangan BK DPR, Kamis (19/9/2019).

Diketahui, penerimaan uang itu terjadi tahun 2018. Dia pun sudah mengakui telah menerima 30 ribu dolar AS dari Kerajaan Arab Saudi dan tidak dilaporkan ke KPK sebagai penerimaan gratifikasi.

“Uang itu dari seseorang panitia terkait dengan kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) internasional. Jadi melalui atase keagamaan, sumber uang itu adalah dari keluarga Amir Sulton (Sultan Arab Saudi) karena rutin keluarga Sulton mengadakan MTQ internasional di mana Indonesia jadi tuan rumahnya dan menjadi penyelenggaranya,” kata Menag Lukman di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (26/6/2019) kemarin.

(Baca Juga: Rommy Bersama Lukman Hakim Didakwa Terima Suap Rp 325 Juta)

Lukman menjadi saksi untuk dua terdakwa, yaitu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Haris Hasanudin yang didakwa menyuap Ketua Umum PPP nonaktif yang juga anggota DPR 2014-2019 Romahurmizy alias Romy dan Menag Lukman Hakim Saifuddin senilai Rp325 juta dan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi yang didakwa menyuap Romy Rp91,4 juta.

Petugas KPK menggeledah ruang kerja Menag Lukman Hakim Saifuddin pada 18 Maret 2019 dan menemukan uang dalam pecahan rupiah dan mata uang asing. Uang pecahan mata uang asing itu setelah dihitung penyidik KPK berjumlah 30 ribu dolar AS.

Baca Juga :   GM Hyundai Diperiksa KPK untuk Kasus TPPU Bekas Bupati Cirebon

Selain Haris dan Muafaq, KPK juga menyeret Rommy sebagai tersangka dugaan suap jual beli jabatan di Kemenag tersebut. Saat ini Rommy masih menjalani pemeriksaan di KPK. KPK menjerat Rommy dengan pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 UU Tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. [ipg]

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Politik

Dituduh Tak Transparan, Anies: Itu Penggiringan Opini yang Nggak Sehat

Published

on

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan / Realitarakyat.com
Continue Reading

Nasional

PKS Tak Takut Sendirian

Published

on

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid. (Foto: Ist/Net)
Continue Reading

Daerah

DPRD Jabar Boleh Bentuk AKD tanpa Menunggu Tatib Disahkan

Published

on

Ketua Panitia Khusus Tata Tertib (Tatib) DPRD Jabar Daddy Rohanady. (Foto: Realitarakyat.com/Achmad Ariesmen)
Continue Reading




Loading…