Connect with us

Daerah

Di NTB Semen Langka dan Mahal, Kontraktor Menjerit

Published

on

Mataram, Realitarakyat.com – Kelangkaan semen di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini, di sertai mahalnya harga per sak, membuat sejumlah kontraktor kecewa. Kuat dugaan, kelangkaan tersebut akibat berkurangnya pasokan semen.

Kontraktor H. Aswandi, mengaku panik dengan persoalan kelangkaan semen belakangan ini terjadi di wilayah Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Akibat kelangkaan ini, munculnya harga tinggi setiap satu sak semen juga membuat pihaknya kecewa.

Saat ini, harga semen tembus Rp 80 ribu per sak, sedangkan pada harga normalnya hanya Rp 55 ribu hingga Rp 65 ribu per sak.

“Kami akan rugi dari segalanya jika kelangkaan dan kenaikan harga tidak bisa di atasi dengan segera oleh Pemerintah, karena kebutuhan semen menjadi hal vital dalam pengerjaan proyek,” katanya, di Praya, Selasa (17/9/2019) .

Menanggapi hal tersebut. Kepala Dinas Perindusterian dan Perdagangan (Disperindag) Loteng, Saman, mengakui kelangkaan semen di daerah Lombok Tengah bahkan Nusa Tenggara Barat, terjadi secara merata. Kelangkaan ini di sertai dengan tingginya harga per sak, yang terjadi di Loteng.

Ia mengaku, upaya dalam mengatasi kelangkaan semen tersebut, tim satgas maupun dinas terkait sudah melaksanakan koordinasi dan cara penanganan kelangkaan semen di NTB. Dalam koordinasi tersebut nekibatkan sejumlah unsur termasuk juga pihak Kepolisian.

“Kita telah gelar rapat koordinasi semua pihak terkait, dan tim saat ini sedang bekerja,” katanya.

Menurutnya, kelangkaan semen serta tingginya harga tersebut, akibat berkurangnya pasokan semen ke pasar. Khususnya tiga roda. Sedangkan tingginya harga ini akibat kelangkaan semen yang terjadi.

Saat ini di pelabuhan Lembar, sebagai tempat bongkar muat semen, telah di tingkatkan prioritas semen dari nomor 4 menjadi nomor 2 setelah penumpang. Optimalisai penjadwalan penggunaan Pelabuhan Lembar dengan cara mengatur jam masuk kapal penumpang agar masuk setelah pukul 18.00 wita, sehingga pelabuhan bisa digunakan untuk pembongkaran semen.

“Penambahan jam kerja bongkar muat lembur di atas jam pukul 18.00 wita, untuk kegiatan bongkar muat semen oleh Pelindo dan asosiasi bongkar muat yang diimbangi dengan kegiatan bongkar muat yang juga lembur oleh distributor di gudang sampai dengan stok semen di pasar terpenuhi,” sebutnya sambil berharap agar kondisi ini sesegera mungkin stabil dan normal kembali. (LS/ndi)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Tinjau WTP-6, Walikota Tanjungbalai Tunggu Penyerahan dari Kementerian PUPR

Published

on

Walikota Tanjungbalai H M Syahrial,SH,MH saat meninjau WTP - 6 atau IPA Kapasitas 50 Lpd SPAM IKK Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai.
Continue Reading

Daerah

Sejak Januari 2020, Satnarkoba Polres Rembang Berhasil Ciduk 6 Pemakai Narkoba

Published

on

Continue Reading

Daerah

Kadis Nakertrans Jabar Buat Survei Kecil-kecilan, Ini Hasilnya!

Published

on

Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending