Connect with us

Ekonomi

Duh, Tunggakan Pajak di DKI Capai Rp 2,4 Triliun

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com – Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Provinsi DKI Jakarta, Faisal Syafruddin mengatakan, tunggakan pajak daerah di Jakarta mencapai Rp 2,4 triliun.

Hal itu disampaikan Faisal Syafruddin kepada wartawan, di Balaikota Jakarta, Jalana Medan Merdeka, Senin (16/9/2019).

“Kami sudah memiliki seluruh data penunggak pajak daerah sehingga para penunggak tidak bisa berkelit lagi,” kata dia.

Faisal menjelaskan, tunggakan terbesar pajak itu dari pajak kendaraan bermotor dengan rincian pajak kendaraan roda dua dan tiga sekitar Rp 1,6 triliun. Sisanya pajak kendaraan bermotor roda empat sekitar Rp 800 miliar dengan jumlah kendaraan sekitar 788 ribu kendaraan.

“Hampir 2,2 juta kendaraan bermotor yang menunggak di DKI Jakarta,” kata Faisal.

Pemprov DKI Jakarta memberikan kebijakan keringanan untuk tiga jenis pajak daerah tahun 2019. Keringanan piutang pokok pajak daerah itu diberikan untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Selain itu, Pemprov juga memberikan kebijakan penghapusan sanksi administrasi untuk sembilan jenis pajak daerah tahun 2019. Penghapusan sanksi itu untuk pajak hotel, pajak hiburan, pajak parkir, pajak air tanah, pajak restoran, pajak reklame dan PBB-P2

“Kami melakukan sosialisasi secara masif di DKI Jakarta baik di tingkat kecamatan, kelurahan hingga RT/RW, agar masyarakat dapat memanfaatkan keringanan pajak tersebut,” kata Faisal.

Dia berharap dengan optimalisasi dari penerapan kebijakan tersebut dapat menyumbang sekitar Rp600 miliar, sebagai tambahan dari penerimaan pajak daerah di tahun 2019. Dia berharap para wajib pajak dapat memanfaatkan bulan keringanan pajak, sebelum dilaksanakan penagihan dan penegakan hukum (law enforcement) di tahun 2020. [ipg]

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Ekonomi

Kemenkop Gandeng OJK Bangun Ekosistem Keuangan UMKM

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

Bulog Siap Sinergi Bangun Korporasi Petani Berbasis Koperasi

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

Kemenkop dan Kementan Sepakat Bangun Korporatisasi Petani Berbasis Koperasi

Published

on

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menandatangani MoU dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo terkait pengembangan Korporasi Petani Berbasis Koperasi Dalam Rangka Industrialisasi Pertanian, dalam acara Rakernas Pembangunan Pertanian Tahun 2020, di Jakarta, Senin (27/1/2020).).
Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending