Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Nasional

Kepala BNPB Tuding Kepala Daerah Tak Peduli Karhutla

Published

on

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo. (foto: ist/net)

Jakarta, Realitarakyat.com – Kepala daerah dinilai kurang memiliki kepedulian terhadap kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayahnya masing-masing. Hal itu terbukti ketika diundang rapat membahas masalah karhutla, mereka tak pernah hadir.

Demikian dikemukakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, kepada wartawan, di gedung BNPB, Jakarta, Sabtu (14/9/2019).

“Penanganan dan pencegahan soal kebakaran hutan dan lahan ini, bukan hanya menjadi urusan Pemerintah Pusat. Tapi juga pemerintah daerah dan masyarakat memiliki kewajiban bersama. Sayangnya, pemerintah daerah terkesan kurang peduli, bahkan ada yang setiap undangan rapat tidak hadir,” kata Doni.

Dia menyampaikan hal itu, karena pihaknya mendapat keluhan dari TNI dan Polri saat menanggulagi kebakaran hutan dan lahan di lapangan.

“Kami dari BNPB membandingkan sembilan daerah, karena ada keluhan juga dari TNI dan Polri di lapangan. Karena adanya kurang peduli dari sejumlah pejabat daerah,” katanya menambahkan.

Dia menjelaskan, hingga kini pihaknya telah menurunkan sekitar 50 unit helikopter untuk melakukan pemadaman kebakaran lahan gambut. Namun menurutnya, usaha tersebut belum dapat menjamin bisa memadamkan lahan yang terbakar.

Doni mengatakan, hingga kini masih ada area kebakaran lahan gambut di Sumatra Selatan yang sudah satu bulan belum dapat dipadamkan. “Jadi ini semua pekerjaan besar bagi kita semua,” katanya.

Karenanya, dia meminta kepala daerah menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat di wilayahnya. Dan mengimbau agar tidak ada lagi masyarakat yang melakukan pembakaran lahan dengan sengaja.

“Perlu upaya pencegahan bencana yang melibatkan setiap kalangan. Karena, hal ini mengakibatkan kerugian ekonomi. Misalnya di 2015, kerugian mencapai US$16,1 miliar. Kita tidak ingin kehabisan tenaga, uang, dan biaya karena kita belum maksimal,” ujarnya lebih lanjut. (ndi)

Baca Juga :   Istana: Pelantikan Kepala BNPB Ditunda
Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Nasional

Presiden Berhak Tak Keluarkan Perppu

Published

on

Pengamat Politik dari Universitas Jayabaya Igor Dirgantara. (Foto: Ist/Net)
Continue Reading

Nasional

Banyak Daerah Tak Cukup Serius Persiapkan Pilkada

Published

on

Direktur Eksekutif Komite Pemantau Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Robert Endi Jaweng. (Foto: Ist/Net)
Continue Reading

Nasional

Daerah Belum Tuntaskan NPHD, Kemendagri Turun Tangan

Published

on

Ilustrasi. (Ist/Net)
Continue Reading




Loading…