Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Daerah

Suplai Ganja ke Langsa, Dua Warga Gayo Lues Diringkus Polisi

Published

on

Kapolres Langsa AKBP Andy Hermawan SIK MSc, didampingi Kapolsek Langsa, Iptu Ritian Handayani SIK, menunjukan barang bukti hasil tangkapannya, Jumat (13/9/2019).

Langsa, Realitarakyat.com – Polsek Langsa, Polres Langsa, Rabu (11/9/2019), sekitar pukul 21.30 WIB, meringkus DR (47), warga Desa Uning Puning Kecamatan Putri Betong dan AR (47), warga Desa Badak Kecamatan Dabon Gelang. Keduanya amankan polisi karena diduga sebagai pemasok ganja.

“Selain mengamankan kedua tersangka, petugas juga berhasil menyita 11 bal ganja kering seberat 11 kilogram,” ujar Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK MSc, didampingi Kapolsek Langsa, Iptu Ritian Handayani SIK, saat konferensi pers, Jumat (13/9/2019).

Dijelaskan Kapolres, keduanya diringkus berdasarkan hasil pengembangan dari penangkapan tersangka seorang kakek MY, (68), pada Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 00.30 WIB , karena memiliki barang bukti 30 paket ganja kering.

Setelah penangkapan tersangka MY, kata Kapolres, di hari yang sama Tim Opsnal Reskrim Polsek Kota melakukan pengembangan yang berdasarkan pengakuan MY kepada petugas bahwa ganja tersebut didapat B (DPO).

Setelah melakukan penyelidikan sekira pukul 21.30 WIB, anggota mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa B berada di salah satu wisma di Kota Langsa.

Berdasarkan informasi itu, petugas bergegas menuju wisma tersebut dan sesampainya di sana langsung memeriksa setiap kamar yang ada, tidak lama kemudian di salah satu kamar terdapat 3 tersangka.

Namun seorang tersangka berhasil melarikan diri dan hanya 2 tersangka DR dan AR yang dapat ditangkap. Lalu, saat petugas melakukan pemeriksan di bawah tempat tidur kamar mereka menginap ditemukan 11 bal ganja kering siap edar,” terang Kapolres.

Sambung Kapolres, kedua tersangka mengaku mendapatkan ganja itu dari seorang yang berinisial A (DPO) dengan harga Rp 350.000/bal atau seberat 1 kilogram. Sementara, ganja itu dibawa oleh kedua tersangka dari Desa Agusan, Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues ke Langsa menggunakan 2 sepeda motor.

Baca Juga :   Terseret Gelombang, Dua Remaja Ini Ditemukan Sudah Tewas

Dimana, kata Kapolres lagi, untuk kedua tersangka masing-masing mempunyai tugas yakni 1 orang tersangka dengan sepmornya membawa 2 keranjang yang berisikan 21 bal ganja kering dan untuk mengelabui petugas mereka menutup ganja dikeranjang itu dengan batang pohon serai.

Sedangkan 1 tersangka bertugas sebagai pemantau jalan di depan, dan setibanya di Langsa kedua tersangka singgah di penginapan wisma untuk menunggu pembeli ganja tersebut.”Dari 21 bal ganja yang dibawa itu, 10 bal ganja itu telah diambil tersangka berinisial R kini masih DPO dengan harga Rp 850.000 per balnya.

Tersangka AR asal Gayo Lues ini mengaku sudah 15 kali berhasil menjual ganja ke Kota Langsa yang dibawanya dengan sepmor dari Blangkereren, melalui jalan potong Peunaron, Aceh Timur.

Selain 11 bal ganja itu, polisi juga menyita 2 unit sepmor tersangka yaitu Honda Beat Nopol BL 3022 BD dan Supra X nopol BL 3675 GR, 3 unit handphone dan 2 keranjang.

“Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 Subs Pasal 111 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara,” pungkas Kapolres. (ndi)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Kota Kupang Dinyatakan Status Awas Bencana Kekeringan

Published

on

Elly Wairata
Continue Reading

Daerah

Waah… Anggota DPRD Rembang Malah Dorong Mahasiswa Terus Lakukan Demo

Published

on

Continue Reading

Daerah

Bersinergi Wujudkan Penegakan Hukum Yang Baik, PN Kupang Gelar Coffee Morning

Published

on

Continue Reading




Loading…