Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Daerah

Kasus NTT Fair Berpotensi Lahirkan Tersangka Baru

Published

on

Kupang, Realitarakyat.com – Kasus dugaan korupsi pembangunan gedung pameran NTT fair Tahun 2018 senilai Rp29 miliar, berpeluang melahirkan tersangka baru.

Sejauh ini, tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, baru menetapkan 6 orang tersangka, yakni, Linda Liudianto, Dona Toh, Hadmen Puri, Barter Yusuf, Yuli Afra dan Jerry Pandie.

Demikian dikatakan Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, SH, ketika dihubungi wartawan, Rabu (11/9/2019).

Dijelaskan Abdul, dalam kasus tersebut, negara mengalami hingga Rp12,7 miliar berdasarkan hasil perhitungan ahli dari BPKP perwakilan NTT.

“Berdasarkan hasil perhitungan ahli dari BPKP perwakilan NTT, negara mengalami kerugian hingga Rp12,7 miliar,” ungkap Abdul.

Awalnya, kata dia, berdasarkan perhitungan sendiri oleh tim penyidik Tipidsus Kejati NTT, negara mengalami kerugian hanya Rp6 miliar, namun ketika dihitung oleh BPKP, jumlahnya menjadi Rp12,7 miliar.

Ditegaskan Abdul, dalam kasus dugaan korupsi tersebut, yang paling bertangung jawab atas kerugian negara adalah Linda Liudianto, Yuli Afra dan konsultan pengawas proyek NTT Fair.

“Yang paling besar tanggung jawabnya dalam kerugian negata atas perkara itu, adalah Yuli Afra, Konsultan pengawas dan Linda Liudianto,” katanya.

Ditambahkan Abdul, penambahan tersangka baru dalam kasus tersebut jika dalam sidang perkara tersebut terungkap oknum lain yang terlibat dalam pekerjaan proyek tersebut.

“Jika dalam sidang ada terungkap bahwa ada orang lain yang turut nikmati dana proyek, maka akan ditindaklanjuti berdasarkan fakta persidangan,” ujarnya.

Dilanjutkan Abdul, kasus dugaan korupsi pembangunan gedung pameran NTT Fair, telah dilakukan tahap dua oleh penyidik Tipidsus Kejati NTT kepada jaksa Penuntut Umum.

“Setelah dilakukan tahap dua, maka berkas perkara segera dilimpahkan ke Pengadikan Tipikor Kupang untuk disidangkan,” ujarnya menambahkan.(ndi)

Baca Juga :   DPRD dan Polres Kota Mataram Bahas Situasi Kamtibmas Jelang Pemilu
Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Pakai APBD DKI Jakarta, Kota Bekasi Siap Bangun Park and Ride

Published

on

Park and Ride. (Foto: Ist/Net)
Continue Reading

Daerah

Peringati Hari Jadi Kota Bandung, Warga ‘Ngabring’ Sholat Subuh Akbar

Published

on

Continue Reading

Daerah

Diapresiasi, Swasta yang Kembangkan Pendidikan di Daerah 3T

Published

on

Mendikbud Muhadjir Effendy saat membagikan sembilan unit komputer tablet, yang didalamnya sudah terdapat Buku Sekolah Elektronik (BSE) dan aplikasi Rumah Belajar di Natuna, Kepulauan Riau. (Foto: Kemendikbud)
Continue Reading




Loading…