Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Daerah

‘Jaksa Masuk Sekolah’, Berikan Penyuluhan Soal UU Narkotika dan UU ITE

Published

on

Staf Penkum dan Humas Kejati Aceh, Noviani Saputra, saat menyampaikan materi kepada siswa, di aula SMAN 1 Tanah Jambo Aye. (foto: Realitarakyat.com/Bulkhaini)

Aceh Utara, Realitarakyat.com – Kejaksaan Tinggi Aceh bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Aceh, melakukan sosialisasi tentang narkotika dan Undang-Undang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE) bagi siswa di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

Kegiatan yang mengambil tema “Memahami Hukum Sejak Dini Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Dan Kesadaran Hukum Generasi Muda Yang Tangguh” tersebut, ditujukan untuk memberikan pemahamam kepada siwa dan siswi tentang UU narkotika, termasuk di dalamnya soal bahayanya mengkonsumsi narkoba, dan memberikan peringatan agar berhati-hati dalam menggunakan teknologi, khususnya dalam melakukan percakapan di media sosial.

Usai acara, Kepala Sekolah SMAN 1 Tanah Jambo Aye, Mawardi, S.Pd.,M.Pd saat ditemui Realitarakyat.com, mengapresiasi pihak Kajati Aceh dan Dinas Pendidikan Aceh dalam mensosialisasi undang-undang narkotika dan UU ITE bagi siswa.

“Kita sangat mendukung kegiatan yang dilakukan, karena dengan adanya sosialisasi seperti ini, siswa dapat memahami dan tidak terjerat narkotika,” kata Mawardi.

Menurut dia, para siswa lebih memahami dan mengerti tentang apa yang disampaikan oleh pihak Kajati Aceh tentang hukum, dan jangan sampai terjerat dengan perbuatan hukum.

Sementara itu, Staf Penkum dan Humas Kejati Aceh, Noviani Saputra, kepada Realitarakyat.com menjelaskan bahwa program ini merupakan program nasional tentang Jaksa Masuk Sekolah (JMS ), Kejaksaan Tinggi Aceh bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Aceh.

“Tadi materi yang kita berikan tentang Undang-Undang Narkotika dan sosialisasi UU ITE, dimana kita memberikan pemahaman tentang efek bahaya narkoba di kalangan pelajar, serta efek penggunaan media teknologi sosial yang bernampak buruk bagi kebiasaan siswa,” ujar Novi.

Dia menyebutkan, output yang dicapai ke depan adalah kegiatan tahunan tentang duta sadar hukum yang dilakukan di level kabupaten yang nantinya akan dibawak ke provinsi.

Baca Juga :   Opini WDP, Walikota Tanjungbalai Terima LHP Tahun 2017 Dari BPK

“Kita melihat siswa di sini sangat antusias, bahkan mereka menyikapi kenapa mereka tidak menggunakan handphone itu sesering mungkin karena menghindari perilaku yang bisa menjadi perbuatan tidak baik di media sosial (medsos). Sehingga nantinya mereka khawatirkan terjerat dengan UU ITE, seperti itu,” ungkap Novi menambahkan.

Dikatakannya, peserta yang mengikuti sosialisasi, terdiri dari siswa Kecamatan Tanah Jambo Aye, siswa SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3 Citra Bangsa, dan SMAN 4. (ndi)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Pakai APBD DKI Jakarta, Kota Bekasi Siap Bangun Park and Ride

Published

on

Park and Ride. (Foto: Ist/Net)
Continue Reading

Daerah

Peringati Hari Jadi Kota Bandung, Warga ‘Ngabring’ Sholat Subuh Akbar

Published

on

Continue Reading

Daerah

Diapresiasi, Swasta yang Kembangkan Pendidikan di Daerah 3T

Published

on

Mendikbud Muhadjir Effendy saat membagikan sembilan unit komputer tablet, yang didalamnya sudah terdapat Buku Sekolah Elektronik (BSE) dan aplikasi Rumah Belajar di Natuna, Kepulauan Riau. (Foto: Kemendikbud)
Continue Reading




Loading…