Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Hukum

Firli Terus Diserang, Fahri Hamzah Berang

Published

on

Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Irjen Firli Bahuri / Net

Jakarta, Realitarakyat.com – Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Irjen Firli Bahuri terus ‘diserang’ para pimpinan KPK saat ini.

Firli yang kini sedang menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, kembali dipersoalkan oleh KPK, terkait pelanggaran kode etik saat masih menjabat sebagai deputi penindakan lembaga antikorupsi itu.

KPK bahkan sampai menggelar konferensi pers, Rabu sore ini, hanya demi meyakinkan jika Irjen Firli melakukan pelanggaran kode etik berat.

Dalam jumpa pers, Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang mengatakan, akan menyampaikan informasi resmi terkait proses pemeriksaan etik mantan deputi penindakan KPK itu.

Saut tidak sendirian, ia didampingi oleh penasihat KPK, Muhammad Tsani dan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Alasan KPK menggelar jumpa pers, menurut Saut, karena adanya kesimpangsiuran informasi di masyarakat, mengenai pelanggaran kode etik yang dilakukan Firli.

“KPK perlu menjelaskan beberapa hal secara resmi terkait pemeriksaan etik terhadap mantan deputi bidang penindakan KPK. Pimpinan KPK telah menerima hasil pemeriksaan direktorat pengawas intenal KPK sebagaimana disampaikan oleh deputi PIPM tanggal 23 januari 2019, perlu kami sampaikan, hasil pemeriksaan di direktorat pengawas internal adalah terdapat dugaan pelanggaran berat,” kata Saut.

Terkait ‘serangan’ kepada Firli, Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah melihat peritiwa saat ini sama seperti yang pernah dialami Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) saat ini, Budi Gunawan, saat masih berstatus sebagai calon Kapolri, yang sedang menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI.

“Kasus Budi Gunawan Kembali Terulang. KPK sangat benci dengan Polri. Dulu, BG (Budi Gunawan) dengan begitu meyakinkannya dituduh dan difitnah. Padahal sedang di fit and peoper test di DPR. Dengan pembeberan barang bukti yang dramatis. Tapi akhirnya omong kosong dan kalah di praperadilan. Sekarang kasus itu terulang kepada Firli,” kata Fahri dalam keterangan tertulis kepada wartawan, hari ini.

Baca Juga :   Ulama Internasional Puji Toleransi Beragama Di Indonesia

Sebelumnya, di hadapan anggota Pansel Capim KPK Marcus Priyo Gunarto, Firli mengatakan ia tidak mendapatkan peringatan pelanggaran oleh pimpinan KPK. Itu terkait pertanyaan Marcus soal informasi Firli yang diduga melakukan pertemuan dengan Gubernur NTB dua periode, Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB), berkaitan kasus yang tengah ditangani KPK saat Firli masih menjadi Deputi Penindakan KPK.

“Itu sudah diklarifikasi pimpinan. Kesimpulan akhir adalah tidak ada pelanggaran,” kata Firli saat tes wawancara dan uji publik, di gedung Setneg, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2019).

Kapolda Sumatera Selatan itu menyebut TGB bukan lah tersangka di KPK dan dirinya tidak melaksanakan hubungan apapun dengan TGB. Pertemuan itu, kata Firli, terlaksana karena Danrem 162/Wira Bhakti saat itu, Kolonel Inf Farid Ma’ruf, yang menghubungi TGB.

“TGB bukan tersangka dan saya tidak melaksanakan hubungan. Siapa yang hubungi TGB? Menurut Danrem infantri Farid lah yang menghubungi dan itu sudah diklarifikasi pimpinan,” kata Firli.

Firli mengatakan saat itu dia berada di NTB untuk menghadiri serah terima jabatan Kapolda NTB penggantinya. Ketika itu, dirinya juga sudah menyampaikan izin kepada pimpinan KPK untuk menghadiri serah terima jabatan itu. [ipg]

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Hukum

Penerbitan Perppu KPK Bisa Kembalikan Citra Positif Pemerintah?

Published

on

Aksi Demo Rolak Pelemahan KPK / Net
Continue Reading

Hukum

Viral Video Asusila, Wanita Berseragam ASN Adalah Korban

Published

on

Ilustrasi / Net
Continue Reading

Hukum

Polisi Berhasil Gagalkan Puluhan Ribu Obat Terlarang Siap Edar

Published

on

Ilustrasi / Net
Continue Reading




Loading…