Connect with us

Politik

Capim Nawawi Geram dengan Keberadaan WP KPK

Published

on

Calon Pimpinan KPK, yang juga Hakim Pengadilan Tinggi Bali, Nawawi Pomolango / Net

Jakarta, Realitarakyat.com – Keberadaan Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK), telah melenceng dari aturan perundang-undangan mengenai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Demikian menurut calon pimpinan KPK, yang juga Hakim Pengadilan Tinggi Bali, Nawawi Pomolango saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan, di ruang rapat Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

“Wadah pegawai ini sepertinya sudah di luar dari kebijakan ASN, di luar konsep. Kita tidak punya konsep birokrasi seperti itu,” kata Nawawi.

Menurut Nawawi, dalam hal kinerja pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK seperti jalan di tempat, bahkan menurutnya sempoyongan. Ia pun mengaku geram yang kemudian membuat dirinya termotivasi untuk memimpin lembaga ini.

“Kalau saya lihat, KPK itu seperti treadmill. Kalau dari jauh kita lihat orang di treadmill itu seperti lari kencang, tapi sebetulnya cuma jalan di tempat,” kata dia.

Ia berpendapat, agar pegawai KPK ke depannya berstatus ASN, sehingga harus tunduk terhadap undang-undang. Sebab, keberadaan WP ini justru semakin membuat KPK tinggi hati dan semakin tidak terkendalikan.

“Bagaimana mungkin struktur birokrasi negara seakan-akan beroposisi dengan kebijakan politik pemerintah. Ketika dibentuk (KPK) 2002 seperti itu seakan di awang-awang, jadi mereka merasa seperti di awan-awan,” kata dia. [ipg]

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Hukum

Yasonna Mending Fokus Sebagai Menteri Daripada Terlibat Pembentukan Tim Hukum PDIP di Kasus Suap Wahyu Setiawan

Published

on

Continue Reading

Hukum

Adian Sebut Harun Masiku Perlu Dapat Perlindungan LPSK

Published

on

Continue Reading

Headline

Kata Adian, Harun Masiku Itu Korban Wahyu Setiawan

Published

on

Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending