Connect with us

Politik

Mata-matai Wiranto dan Luhut, Kivlan Sediakan Rp 25 Juta

Published

on

Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen (Purn) Kivlan Zen / Net

Jakarta, Realitarakyat.com – Dalam sidang pembacaan dakwaan yang di gelar Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, jaksa penuntut umum Fahtoni menyebut eks Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen (Purn) Kivlan Zen, menyerahkan uang Rp 25 juta kepada seseorang bernama Tajudin melalui orang lain bernama Helmi Kurniawan.

Uang itu, untuk biaya operasional survei dan pemantauan, dalam memata-matai Wiranto dan Luhut Binsar Panjaitan.

JPU Fahtoni mengatakan, dana yang diberikan Kivlan kepada Tajudin berasal dari Habil Marati. Yang mana Habil memberikan uang 15.000 dolar Singapura kepada Kivlan.

Kemudian Kivlan menukarkan uang tersebut ke kurs rupiah melalui Helmi di tempat penukaran uang dan menerima Rp 151,5 juta.

Kivlan mengambil uang Rp 6,5 juta dari total uang tersebut, dan menyerahkan kembali sisanya sebesar Rp 145 juta kepada Helmi. Saksi Helmi kemudian mengelola uang itu untuk membayar senjata api yang dipesan hingga menyerahkan uang tersebut kepada saksi yang lain.

Kivlan didakwa menguasai senjata api ilegal. Dia disebut menguasai empat pucuk senjata api dan 117 peluru tajam.

Dakwaan pertama Kivlan dijerat pidana dengan pasal 1 ayat 1 UU No. 12/1951 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan pada dakwaan kedua, Kivlan dijerat pidana dengan pasal 1 ayat 1 UU No. 12/1951 jo pasal 56 ayat (1) KUHP. [ipg]

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Politik

Polisi Bekuk Pelaku Pengeroyok yang Seret Nama Kasat Reskrim Polres Jaksel

Published

on

Continue Reading

Politik

Pemerintah-DPR Setujui 50 RUU Masuk Prolegnas 2020

Published

on

Continue Reading

Politik

PDIP Bantah Ajukan PAW Harun Masiku

Published

on

Harun Masiku / Net
Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending