Connect with us

Daerah

Dinilai Hambat Penyidikan, Yuli Afra Terancam Hukuman Berat

Published

on

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, bersama Kasi Dik, Wijaya, S. H, di Kantor Kejati NTT

Kupang, Realitarakyat.com – Tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan gedung NTT Fair Tahun 2018 senilai Rp. 29 miliar, Yuli Afra, terancam hukuman berat. Pasalnya, dia berupaya menghambat proses penyidikan kasus NTT Fair dengan cara mengajukan pra peradilan di Pengadilan Negeri Kelas IA Kupang.

Demikian ditegaskan Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, SH, Jumat (6/9/2019).

Alasan lain, kata Abdul, kuasa hukum tersangka mengatakan bahwa jaksa ngawur dalam menetapkan tersangka karena tidak terpenuhinya dua alat bukti.

“Tersangka terancam hukuman berat, karena berupaya menghambat proses penyidikan dengan mengajukan praperadilan dan kuasa hukumnya mengatakan jaksa ngawur,” ujar Abdul.

Pernyataan kuasa hukum dan gugatan praperadilan yang diajukan tersangka, menjadi salah satu pertimbangan jaksa penuntut umum (JPU) mengajukan tuntutan untuk tersangka di Pengadilan Tipikor Kupang.

“Pernyataan kuasa hukum, akan dijadikan bahan pertimbangan Jaksa Penuntut Umum dalam mengajukan tuntutan nantinya,” ujar Abdul.

Terkait pernyataan kuasa hukum tersangka yang mengatakan jaksa ngawur, Abdul menegaskan bahwa ketika praperadilan ini ditolak, maka secara tegas hakim mengatakan bahwa seluruh proses dalam kasus NTT Fair telah sesuai dengan prosedur yang sah.

Ditambahkan Abdul, terkait dengan dua alat bukti yang dikatakan kuasa hukum tersangka dalam kasus itu, kuasa hukum salah besar.

Pasalnya, dalam kasus NTT Fair jaksa telah mengantongi tiga alat bukti, bukan dua lagi. Sehingga melebihi apa yang ditentukan oleh aturan.

“Bukan dua alat bukti saja, tapi tiga alat bukti. Jadi saya bilang sudah lemgkap bahkan lebih dari dua alat bukti,” terang Abdul.(rey/ndi)

Loading...
Loading...

Daerah

Cabuli Sembilan Muridnya, Oknum Guru Ditangkap Polisi

Published

on

Ilustrasi (Net)
Continue Reading

Daerah

Pantai Pasir Putih Wates Rembang, Kondisinya Memprihatinkan

Published

on

Kondisi Pantai Pasir Putih Wates di Desa Tasikharjo, Kecamatan Kaliori, Rembang, yang makin memprihatinkan. (Foto: realitarakyat.com/Pantja Putra Agung)
Continue Reading

Daerah

Habiskan Miliaran Rupiah, Pembangunan Drainase Tanpa Arah?

Published

on

Kegiatan pembangunan saluran draenase di Jalan Mesjid Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai. (Foto: realitarakyat.com/Ignatius S)
Continue Reading




Loading…