Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Luar Negeri

Coba Selundupkan Bayi Keluar dari Bandara, Wanita AS Ditahan di Filipina

Published

on

Salah satu ruang tunggu bandara di Filipina. (foto: ist)

Manila, Realitarakyat.com – Seorang wanita Amerika menghadapi tuduhan perdagangan manusia dan penculikan di Filipina, setelah kedapatan mencoba menyelundupkan bayi yang baru lahir keluar dari pintu utama Bandara Internasional Ninoy Aquino, Manila, Filipina dengan penerbangan menuju Amerika Serikat.

Menurut Fox News, wanita tersebut ingin berangkat menuju AS dengan penerbangan pagi. Kantor berita lokal mengidentifikasi wanita itu sebagai Jennifer Talbot dan mengatakan yang dibawanya adalah bayi Filipina.

Juru Bicara Biro Imigrasi Filipina, Melvin Mabulac, mengaku menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 6.20 Rabu (4/92019) waktu setempat. Laporan tersebut menyatakan ada wanita berusia 43 tahun ditangkap dengan seorang bayi di dalam tas.

Dalam CCTV yang dirilis Biro Imigrasi Filipina tampak wanita itu berjalan dengan tas di tangan sebelum akhirnya dihentikan oleh aparat.

Mabulac memperkirakan wanita itu bepergian seorang diri. Ketika tiba di bagian pemeriksaan, wanita tersebut hanya menunjukkan paspor pribadinya. Tetapi ketika petugas memeriksa tas besar yang dia bawa, ditemukan bayi di dalamnya.

“Dia tidak punya dokumen perjalanan untuk bayi itu,” kata juru bicara tersebut.

Wanita itu mengaku sebagai bibi si bayi. Akan tetapi, dia tidak menunjukkan bukti bahwa mereka memiliki keterkaitan.

Kini kasus tersebut telah diserahkan ke Divisi Anti-Perdagangan Manusia dari Biro Investigasi Nasional Filipina.

Sementara bayi tersebut saat ini berada di bawah perawatan Departemen Kesejahteraan Sosial. Demikian disampaikan Kepala Divisi Operasi Imigrasi Grifton Medina.

Talbot dapat didakwa di bawah hukum perdagangan manusia dan penculikan karena dia tidak memiliki persetujuan tertulis dari ibu, yang dia temui online, dan gagal menyatakan anak itu kepada otoritas imigrasi, kata NBI.

Talbot tidak berkomentar ketika dia muncul di konferensi pers pada hari Kamis, mengenakan pakaian penjara oranye. Dia menghadapi 20 tahun penjara jika terbukti bersalah. (ndi)

Baca Juga :   Pemerintah Indonesia Akan Bangun Sekolah buat anak TKI di Serawak
Loading...
Loading...

Luar Negeri

Alhamdulillah, Tak Ada WNI Jadi Korban Badai Hagibis

Published

on

Continue Reading

Luar Negeri

AS Tekan Turki Hentikan Serangan di Suriah Utara

Published

on

Menteri Pertahanan AS, Mark Esper. (foto: resuters)
Continue Reading

Luar Negeri

Pasukan Turki Intensifkan Pemboman di Kota Suriah

Published

on

Ledakan dan asap di kota Ras al-Ain di Suriah seperti yang terlihat dari kota perbatasan Turki, Ceylanpinar, provinsi Sanliurfa, Turki, 12 Oktober 2019. (foto: reuters/stoyan nenov)
Continue Reading




Loading…