Connect with us

Daerah

Polisi Tangkap Oknum Wartawan di Pandeglang, Ini Modusnya

Published

on

Pandeglang, Realitarakyat.com – Jajaran Satreskrim Polres Pandeglang, Banten bersama Polsek Mandalawangi, menangkap oknum wartawan berinisial WS terkait dugaan pemerasan terhadap Tenaga Kesejarhtraan Sosial Kecamatan (TKSK) Mandalawangi.

Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono mengungkapkan, sebelum melakukan pemeriksaan, media tersebut sempat membuat pemberitaan terkait TKSK Mandalawangi diduga pungli dana bantuan sosial Rumah Tak Layak Huni (RTLH) yang terbitkan oleh K yang kini masih masih berstatus saksi. Dengan alasan itu, pelaku mengancam dan meminta sejumlah uang kepada korban supaya tidak diterbitkan kembali.

“Pelaku meminta uang tunai sebesar Rp 10 juta kepada korban. Akan tetapi korban hanya mampu menyediakan uang sebesar Rp6 juta dengan menjanjikan satu atau dua hari lagi sisanya akan diserahkan kepada pelaku,” kata Indra, Selasa (3/9/2019).

Selain WS, tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka lagi, mengingat kasus tersebut terus diselidiki polisi. Menurut Indra bantuan RTLH di Kecamatan Mandalawangi dipastikan tidak dipotong oleh TKSK karena berani melaporkan kepada polisi.

“Untuk korban ini tidak (melakukan pungli), makanya dia berani melaporkan ke pihak kepolisian. Kalau dia pelaku juga, mungkin dia juga tidak berani melaporkan,” terangnya.

Namun disisi lain, Indra mengaku mendapat informasi dari masyarakat, jika bantuan RTLH yang diduga dipungli oleh oknum TKSK di Pandeglang yang kini masih ia dalami.

Kasatreskrim Polres Pandeglang AKP Ambarita menerangkan, pelaku diamankan saat hendak meninggalkan rumah korban di Desa Cikoneng, Kecamatan Mandalawangi dengan barang bukti berupa uang tunai Rp 6 juta yang dibungkus plastik pada 2 September kemarin.

“Pasal yang dikenakan Pasal 7 Pasal 368 KUHP pidara dengan ancaman hukuman paling lama sembilan tahun penjara,” tandanya.

namun demikian, WS membantah melakukan pemeriksaan terhadap TKSK. Dia berdalih uang tersebut akan diberikan kepada sembilan orang penerima RTLH yang disebut pelaku telah disunat oleh TKSK sebesar Rp1,5 juta.

“Rencananya uang tersebut akan diberikan kepada pihak yang merasa dirugikan setelah ada pengaduan dari masyarakat yang merasa dirugikan,” dalihnya.

WS merupakan warga Desa Ramea, Kecamatan Mandalawangi bekerja mengaku sudah dua tahun bekerja di media siber sorotdesa.com dengan jabatan Kepala Biro Kabupaten Pandeglang.

Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti berupa id card pers, uang Rp 6 juta pecahan dari Rp 100 ribu hingga Rp 5 ribu dan satu unit mobil Daihatsu Sygra dengan nomor polisi A 1154 KW. (ndi)

Loading...
Loading...

Daerah

175 Pengungsi dari Wamena Tiba di Medan

Published

on

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyambut kedatangan 175 warga Sumut, Aceh dan Riau, yang mengungsi akibat kerusuhan di Wamena, Papua / Net
Continue Reading

Daerah

Jakpro Ditunjuk untuk Kerjakan Proyek Saluran Bawah Tanah

Published

on

Ilustrasi / Net
Continue Reading

Daerah

Wali Kota Tanjungbalai Apresiasi Program PKH Bebas Narkoba

Published

on

Wali Kota H M Syahrial dalam acara tes urine dan penandatanganan pakta integritas tolak narkoba oleh pendamping, operator, koordinator PKH serta KPM di halaman Kantor Dinas Soaial Kota Tanjungbalai / Ist
Continue Reading




Loading…