Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Daerah

Bantah Terima Ratusan Juta, Kadis PMPPTSP: Ijin Usaha Hotel Tresya Dilakukan Secara Online

Published

on

Walikota Tanjungbalai H M Syahrial,SH,MH saat menyerahkan penghargaan kepada pengusaha Hotel Tresya karena telah mengurus izin usaha lewat pelayanan perizinan secara elektronik atau Online Single Submission (OSS).

Tanjungbalai, Realitarakyat.com – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai membantah telah menerima uang ratusan juta rupiah dalam penerbitan ijin usaha dari Hotel Tresya Kota Tanjungbalai. Pasalnya, izin tersebut, dilakukan secara elektronik dengan menggunakan sistem Online Single Submission (OSS).

Bantahan tersebut, disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Kota Tanjungbalai, Edwarsyah, saat dihubungi wartawan, Senin (2/9/2019).

“Selaku pengelola dari pelayanan perizinan secara elektronik di Kota Tanjungbalai, kami tidak pernah memungut biaya, termasuk Hotel Tresya,” katanya.

Dia mengatakan, penerbitan ijin usaha tersebut, termasuk Hotel Tresya Kota Tanjungbalai, tidak dikenakan biaya sepeser pun. “Malahan, kami mengapresiasinya, karena sampai saat ini baru Hotel Tresya yang telah memiliki ijin usaha sekaligus mengurusnya dengan menggunakan pelayanan perizinan secara OSS. Dan untuk pengurusan izin usahanya itu, tidak dipungut biaya sepeser pun,” ujar Edwarsyah.

Namun demikian, dia menegaskan, karena mengurus izin usaha secara online, maka pengusaha harus terlebih dahulu melengkapi sejumlah komitmen sesuai dengan jenis usahanya.

“Mungkin saja ada dikenakan biaya seperti rekomendasi amdal. Akan tetapi, jika semua komitmen yang dibutuhkan tersebut telah dilengkapi, pengusahanya tinggal memasukkan datanya ke dalam pelayanan perizinan secara elektronik, izinnya langsung ditampilkan,” ujar Edwarsyah menambahkan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Walikota Tanjungbalai H M Syahrial,SH,MH mengapresiasi kinerja dari manajemen Hotel Tresya yang telah memanfaatkan pelayanan perizinan secara OSS. Dan, katanya, Hotel Tresya adalah pengusaha pertama di Kota Tanjungbalai yang telah mengurus izin usaha melalui OSS tersebut.

“Pemerintah secara nasional telah menerapkan pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS) sebagaimana diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor : 24 Tahun 2018. Oleh karena itu, saya atas nama Pemko Tanjungbalai, mengapresiasi kinerja dari Manajemen Hotel Tresya yang telah melakukan pengurusan izin usahanya melalui pelayanan Online Single Submission (OSS) dan Hotel Tresya adalah satu-satunya hotel di Kota Tanjungbalai yang telah menggunakan pelayanan OSS tersebut sekaligus hotel yang telah memiliki izin usaha,” ujar Walikota Tanjungbalai H M Syahrial,SH,MH.

Baca Juga :   Agas Andreas Diduga Terlibat Suap Pembangunan Bandara di Matim

Akan tetapi, pasca penerbitan izin usaha dari Hotel Tresya tersebut, beredar informasi yang mengatakan bahwa pihak Hotel Tresya telah dikenakan biaya yang cukup besar hingga ratusan juta rupiah. Namun informasi tersebut dibantah oleh Edwarsyah.

“Mungkin pemungutan biaya itu terjadi pada saat pengusaha mengurus komitmen yang menjadi persayaratan izin usaha, bukan dalam mengurus izin usahanya,” tegas Edwarsyah. (ign/ndi)

Loading...
Loading...

Daerah

Kunjungi TTS, Pangdam Udayana Singgung Sanksi Anggota TNI Akibat Hoax di Medsos

Published

on

Continue Reading

Daerah

Klaim Polis Tak Kunjung Dicairkan, Nasabah AJB Bumiputera Resah

Published

on

Continue Reading

Daerah

Ahmadi : Cakades Selanjutnya Harus Lebih Baik Dari Saya

Published

on

Kepala Desa Sendangagung, Ahmadi / Ist
Continue Reading




Loading…