Connect with us

Hukum

Polda Metro Tangkap Penyelundup HP yang Rugikan Negara Rp 4,5 Triliun

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com – Kepolisian Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan penyelundupan 5.571 unit ponsel asal China yang berpotensi merugikan negara hingga Rp 4,5 triliun per tahun.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, aksi penyelundupan itu berhasil digagalkan Sub Direktorat I Industri dan Perdagangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Ia mengatakan, dalam sebulan para penyelundup bisa menyelundupkan ponsel hingga delapan kali.

“Nilai pajak sekali masuk itu Rp 46,8 miliar lebih. Jadi kalau ada delapan kali (penyelundupan), berarti itu setahun sebanyak Rp 4,5 triliun, kalau delapan kali dalam satu bulan,” kata Gatot dalam pernyataannya di Polda Metro.

Dalam kasus ini, ditambahkan direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Iwan Kurniawan, pihaknya berhasil mengamankan empat tersangka yang memiliki peran berbeda dalam melakukan aksinya.

Tersangka pertama adalah FT alias AMG (40 ) yang berperan memerintahkan orang memasukkan ponsel selundupan dari China ke Indonesia melalui Singapura. FT diketahui sudah sekitar 15 tahun terlibat dalam kegiatan tersebut.

Kemudian lAD (59) dan YC (36) diketahui sudah satu tahun terlibat sebagai penjual ponsel selundupan tersebut secara daring.

Terakhir ada tersangka TCK (29) yang diketahui terlibat dalam kegiatan tersebut selam satu tahun terakhir dengan peran mendaur ulang ponsel bekas dan menjualnya secara daring.

“Modus penyelundupannya macam-macam, ada yang pakai kapal. Ini dari China atau Hongkong, Singapura masuk ke Batam, diselundupkan ke Jakarta dengan jalur macam-macan tanpa bayar pajak,” kata Iwan.

Dalam pengembangan kasus tersebut polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang telah tersebar di gerai ponsel di ITC Roxy Mas dan Cempaka Mas. Total, sebanyak 5.571 unit hp berbagai merek diamankan polisi.

“Sebanyak 5.500 sekian hp dari berbagai jenis diamankan. Mereknya ada Iphone, Samsung, Xiaomi, Sony,” kata dia.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 52 junto 32 ayat (1) UU RI tentang tindak pidana komunikasi, Pasal 104, Pasal 106 UU RI tentang tindak pidana perdagangan dan Pasal 62 UU RI tentang perlindungan konsumen. Tersangka terancam hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar.

Ponsel selundupan yang disita petugas antara lain dari bermerek Apple, Xiaomi, Ssamsung, Sony, Verizone, Motorola, Sony Ericsson, Nuu N4L, Sharp, Arau, TapDocomo, LTV, Hanom, Goms, Osmo, Nokia dan Oppo. [ipg]

Loading...
Loading...

Hukum

Awas! Merokok Sambil Berkendara Langsung Ditilang

Published

on

Ilustrasi Tilang / Net
Continue Reading

Hukum

Ini Alasan KPK Tak Hadiri Sidang Praperadilan Imam Nahrawi

Published

on

Ilustrasi / Net
Continue Reading

Hukum

Pandangan KPK Soal Calon Menteri yang Dipanggil Jokowi

Published

on

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah / Net
Continue Reading




Loading…