Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Fokus

Bergabung ke DKI, Bekasi Tak Punya Wewenang

Published

on

Bekasi, Realitarakyat.com – Kota Bekasi bila memilih bergabung dengan DKI Jakarta malah tidak memiliki wewenang. Semuanya akan diatur oleh Pemerintah Provinsi DKI.

Hal itu disampikan seorang guru SMP 12 Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Imam Mawardi ketika dimintai pendapatnya mengenai wacana pemekaran Provinsi Jawa Barat, yang diusulkan oleh Walikota Bogor, Bima Arya.

Dia mengaku tidak setuju bila Bekasi memilih bergabung dengan DKI Jakarta. Terlebih, wilayah Kabupaten Bekasi yang memiliki segudang industy yang begitu besar.

“Contoh saja di Kabupaten Bekasi, industri sudah banyak. Itu lebih besar. Tentunya makmur, kalau jadi Provinsi sendiri,” kata Imam kepada Realitarakyat.com.

Dia menyadari, bila Walikota Bekasi Rahmat Effendi memilih gabung ke DKI Jakarta. Termasuk Aparatur Sipil Negara, yang juga ikut memilih gabung ke DKI.

“Contoh guru biasa saja itu dapat honor dari Pemda Rp 10 juta di luar gaji di Jakarta, tapi kalau di Kabupaten hanya memperoleh Rp 2 juta. Jauh sekali, wajar kemudian mereka memilih ke sana, karena pendapatan mereka lebih besar,” katanya.

Secara garis besar, lanjut dia, masyarakat Kabupaten Bekasi tidak memahami masalah seperti ini. Mereka, tidak memahi isu-isu seperti yang berhembus ini.

“Ini memang menguntungkan para pejabatan atau ASN saja, karena dengan tunjangan sebesar itu, kemudian mereka memilih bergabung ke DKI,” kata dia. [ipg]

Laporan Khusus: Wisnu Yusep

Loading...
Baca Juga :   Manuver Pepen di Pemekaran Jawa Barat
Loading...

Fokus

Waaw..! Meski Dalam Hitungan Hari, DPR Bisa Tuntaskan Revisi UU KPK

Published

on

Patra M Zen (foto: Realitarakyat.com/sugandi)
Continue Reading

Fokus

Roby dan DPR Seirama Perkuat KPK Jilid V

Published

on

Continue Reading

Fokus

Revisi UU KPK Bagian Dari Strategi Penghianat Reformasi

Published

on

Koordinator Divisi Anti Korupsi Perkumpulan Pengembangan Inisiatif NTT, Paul Sinlaeloe
Continue Reading




Loading…