Connect with us

Hukum

KPK Klaim Punya Bukti Konkret Rekam Jejak 20 Capim

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi mengklaim memiliki bukti konkret rekam jejak 20 nama calon pimpinan yang lolos seleksi tahap Profile Assessment.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, rekam jejak tersebut sudah pernah di paparkan ke Pansel, sebelum 20 nama diumumkan pada hari Jumat, 23 Agustus 2019 lalu.

“Karena KPK melakukan kegiatan rekam jejak atas permintaan Pansel. Dan prosesnya dilakukan dengan metode investigasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Bahkan, KPK menyampaikan juga pada Pansel, jika Pansel ingin melihat bukti-bukti terkait dari Informasi rekam jejak tersebut. KPK memilikinya dan kami juga mengundang Pansel untuk dapat datang ke KPK,” kata Febri melalui pesan singkat, kemarin.

Febri menegaskan, ini penting untuk menjadi catatan bagi pansel karena menyangkut masa depan KPK. Sebab bagi KPK, kata dia, calon dari institusi manapun tidak menjadi persoalan, tapi rekam jejak Integritas menjadi hal yang paling utama.

“Jika ada catatan perbuatan tercela atau melanggar hukum, tentu wajar kita semua bertanya, apa pantas Pansel memilih calon tersebut?” kata dia.

Apalagi sesuai dengan Pasal 30 ayat (9) UU KPK dari 20 nama tersebut akan disaring menjadi 10 nama untuk diserahkan oleh Presiden kemudian dilanjtkan pada proses fit and propertest di DPR.

“Karenanya KPK mengajak Panitia Seleksi memahami hal ini agar 10 nama yang dihasilkan benar-benar adalah orang yang berintegritas,” kata Febri.

Bila itu yang dilakukan maka kredibilitas Presiden, kata Febri, ikut terjaga. “Karena yang dilakukan oleh Pansel adalah menjalankan amanat dan marwah Presiden.”

Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut dari 20 nama yang lolos ada nama cukup bermasalah. Misalnya, ada yang tidak patuh dalam melaporkan LHKPN.

“Ada juga beberapa nama yang dinyatakan lolos seleksi mempunyai catatan kelam pada masa lalu,” kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangan resminya, Sabtu (24/8/2019).

Hal itu, menurut Kurnia mengartikan bahwa Pansel tidak mempertimbangkan isu rekam jejak dengan baik. Menurutnya patut dicatat apabila calon-calon dengan rekam jejak bermasalah lolos, berarti Pansel KPK berperan dalam pelemahan pemberantasan korupsi. [riz/ipg]

Loading...
Loading...

Hukum

Kasus Keributan di Rawamangun, Polisi Tetapkan 3 Tersangka Debt Collector

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading

Hukum

Polda Metro Musnahkan Ribuan Kg Barang Bukti Narkoba

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading

Hukum

Ustaz Alfian Tanjung Kembali Dilaporkan ke Bareskrim Kasus Rezim Komunis

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending