Connect with us

Hukum

Korupsi Bansos Sabu Raijua, Jaksa Tunggu Hasil PKN

Published

on

Kupang, Realitarakyat.com – Kasus dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) di Kabupaten Sabu Raijua (Sarai) tahun 2013-2015, hampir tuntas.

Kasus dugaan korupsi dengan nilai Rp 35 miliar ini tinggal menunggu hasil Perhitungan Kerugian Negara (PKN) dari ahli BPKP Perwakilan NTT.

“Penyidik tinggal menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP NTT saja,” kata Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim kepada wartawan, Minggu (25/8/2019).

Dijelaskan Abdul, penyidikan perkara ini bahkan telah selesai dilakukan, dan untuk memperkuat, Kejati NTT telah mendapatkan ahli yang berkompeten memberikan pendapatnnya mengenai perkara tersebut.

Tim penyidik, lanjut Abdul, yang dipercayakan menangani perkara ini telah ke Jakarta, untuk mengambil berkas dokumen yang menjadi pendapat ahli tersebut.

“Pendapat ahli ini yang jadi pegangan untuk menghitung kerugian negara. Kita minta bantuan BPKP Perwakilan NTT,” kata Abdul.

“Untuk Bansos Sabu, kemarin memang ada terkendala mengenai penerima karena pecah banyak itu. Tapi berjalan semua, dan mudah-mudahan segera diselesaikan satu per satu.”

Dijelaskan Abdul, penanganan perkara tersebut terus berjalan dan masih berkutat di analisa, karena dana Bansos ini banyak dan pecahannya ke mana-mana, sementara jumlahnya juga kecil-kecil. [rey/ipg]

Loading...
Loading...

Hukum

Diperiksa KPK, Mantan Bos Lippo Cikarang Ogah Diambil Sampel Suaranya

Published

on

Continue Reading

Hukum

Soal Dewas KPK, Mahfud: Kalau Saya Sebut Sekarang Gak Ada Kejutan Namanya

Published

on

Continue Reading

Hukum

Saut: 12 Pegawai Mundur Setelah UU KPK Baru Diberlakukan

Published

on

Continue Reading




Loading…