Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Politik

Pengadaan PIN Emas, PKB: Kalau Dianggap Tak Efisien Hapus Saja

Published

on

Politisi PKB, Daniel Johan

Jakarta, Realitarakyat.com – Pengadaan PIN emas bagi anggota DPR maupun DPRD baru, mengundang pro dan kontra di sejumlah kalangan. Politikus PKB, Daniel Johan berpandangan bila pengadaan PIN emas itu dinilai pemborosan dan membebani keuangan negara.

“Kalau saya pribadi tidak terlalu penting, itu sekedar untuk kenang-kenangan seumur hidup saja,” kata Daniel, kepada wartawan, Sabtu (24/8/2019).

‘Yang biasa saya pakai juga tidak pernah yang emas, cukup yang imitasi saja. Bila dianggap membebankan, biar dihapus saja,” ujar Daniel.

Loading...

Dia pun menilai, anggaran Rp5,5 miliar terkait pengadaan PIN emas, tidak terlalu besar. Namun, sambung dia, jika hal itu tetap dinilai tidak penting, maka dihapuskan saja.

“Kalau dilihat secara APBN, saya kira itu tidak besar. Tapi kalau secara satuan, harus ditanya Sekretariat DPR untuk menjelaskan, karena saya juga tidak paham detailnya. Iya (tidak terlalu penting, red),” ujarnya menambahkan.

Sebagaimana diberitakan, PIN emas untuk anggota DPR dipersoalkan. Pembuatan PIN emas tersebut dianggap pemborosan anggaran dan tak efisien.

DPR sendiri telah menganggarkan pengadaan pin emas untuk anggota DPR RI periode 2019-2024 sebesar Rp 5,5 miliar. Pin emas tersebut dipesan dari PT Antam (Persero) Tbk. (zal/ndi)

Baca Juga :   Gerindra Minta Bawaslu Secepatnya Bertindak Soal Surat Tercoblos Di Luar Negeri
Loading...

Politik

Pansus Pemindahan Ibukota Akan Bahas Hasil Kajian Pemerintah

Published

on

Continue Reading

Nasional

Hindari Konflik Horizontal, KPU Perpendek Masa Kampanye Pilkada

Published

on

Anggota Komisioner Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, Wahyu Setiawan. (foto: ist/net)
Continue Reading

Nasional

Pilkada 2020, ICW: Perhatikan Tiga Prinsip Utama Pelaporan Dana Kampanye

Published

on

Koordinator ICW, Adnan Topan Husodo. (foto: ist/net)
Continue Reading




Loading…