Connect with us

Nasional

Dinilai Pemborosan, PIN Emas Anggota DPR Bisa Diganti Imitasi

Published

on

Wasekjen DPP PAN, Saleh Daulay

Jakarta, Realitarakyat.com – Wakil Sekertaris Jenderal (Wasekjen) DPP PAN, Saleh Daulay menyatakan, pengadaan PIN emas anggota DPR periode 2019-2024, dianggap sebagai tindakan pemborosan keuangan negara dan inefisiensi.

Karenanya, dia menambahkan, anggaran pembuatan PIN emas tersebut, sebaiknya disesuaikan, dan diganti dengan bahan yang lebih murah.

“Kalau ini persoalan anggaran, berarti anggarannya yang perlu disesuaikan sehingga dinilai patut. Bukan PIN-nya yang ditiadakan,” kata Saleh, kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu (24/8/2019).

“Faktanya, anggota DPR banyak yang tidak memakai PIN emas ketika bertugas. Banyak yang malah memakai PIN non-emas, itu harganya murah,” ujarnya.

Bahkan, Wakil Ketua Komisi IX DPR itu melanjutkan, ketika PIN imitasi itu telah dipakai anggota dewan, maka sudah sangat sulit dibedakan, apakah itu terbuat dari emas atau bukan.

Dia pun mengaku memiliki 3-4 PIN anggota Dewan yang bukan emas. “Saya sendiri malah beli 3-4 (PIN) yang bukan emas. Lebih enak membawanya kemana-mana. Taruh di tas aja, nanti pas dibutuhkan tinggal pakai,” ungkapnya.

Saleh menilai berlebihan bila ada yang mengusulkan pengadaan PIN emas ditiadakan. Dia yakin anggota dewan terpilih tidak akan mempermasalahkannya.

“Kalau memang dinilai berlebihan, PIN emas yang dipersoalkan itu, bisa saja ditiadakan. Tinggal bagaimana Sekretariat DPR mengatur anggaran yang ada agar dipergunakan secara efektif. Saya yakin, para anggota DPR terpilih tidak akan mempersoalkannya,” ujar Saleh. (zal/ndi)

Loading...
Loading...

Nasional

Tingkatkan Ruang Lingkup, KY Raih Sertifikasi ISO 27001

Published

on

Continue Reading

Nasional

Gerindra: Terlalu Dini Bila Hasil Survei Dikaitkan dengan Pilpres 2024

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading

Nasional

Survei Indo Barometer: TNI Lembaga Negara Paling Dipercaya Publik, KPK Nomor 4

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending