Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Hukum

Capim KPK dari Polri-Kejaksaan Dipertanyakan Komitmennya

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi lahir karena lambannya penegakan hukum kasus korupsi, oleh Kepolisian maupun Kejaksaan.

Atas hal itu, maka calon komisioner KPK dari unsur Kepolisian dan Kejaksaan yang kini mendominasi dalam proses seleksi, ditantang untuk mempertegas tujuannya menjadi pimpinan lembaga anti-korupsu itu.

Hal tersebut disampiakan pengamat hukum tata negara, Hifdzil Alim saat dihubungi, Jumat (23/8/2019).

Ia mengatakan, calon komisioner dari dua unsur itu, bila nanti melaju ke tahap berikutnya, harus membuka komitmen mereka ke publik.

Misalnya, kata dia, bagaimana nanti pola koordinasi yang akan diterapkan ke Kepolisian atau Kejaksaan jika nanti memegang KPK.

“Apakah lembaga antirasuah itu akan diposisikan sejajar atau ordinat utama, mengingat KPK punya wewenang supervisi,” kata dia.

Kedua, para calon komisioner dari dua unsur itu mesti menegaskan bahwa apabila berlanjut menjadi komisioner KPK, maka harus jelas mereka bekerja untuk KPK, tidak lagi di bawah institusinya yang lama.

“Mereka harus menyatakan ‘bos lembaga’ mereka adalah KPK, bukan Kepolisian atau Kejaksaan,” ujarnya.

(Baca Juga: Personel Polri Dominasi Capim KPK)

Diberitakan sebelumnya, dalam proses capim KPK, 20 orang telah dinyatakan lolos profile assessment, untuk menjadi komisioner KPK 2019-2023. Mereka akan menjalani proses selanjutnya.

(Baca Juga: Laode Terdepak Dari Seleksi Capim KPK)

Dari 20 calon, empat berasal dari Polri. Dari Jaksa, ada tiga orang. Akademisi atau dosen ada tiga orang.

Untuk Polri, ada Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Antam Novambar, Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri Bambang Sri Herwanto, Kapolda Sumatera Selatan Firli Bahuri dan Wakapolda Kalimantan Barat Sri Handayani. [ipg]

Loading...
Baca Juga :   Dalam Waktu Dekat Polda Metro Akan Memanggil Presiden PKS MSI Terhadap Laporan Fahri Hamzah
Loading...

Hukum

Polisi Berhasil Gagalkan Puluhan Ribu Obat Terlarang Siap Edar

Published

on

Ilustrasi / Net
Continue Reading

Daerah

Anak Korban Pertanyakan Kelanjutan Kasus Pengeroyokan

Published

on

Jadi korban pengeroyokan, Hj, Nurhidayah Cowanih mengalami lebam dan bagian bawah kelopak matanya berdarah. (Foto: Istimewa)
Continue Reading

Daerah

Bawa Sabu, Pengunjung Lapas Kelas II B Langsa Diamankan

Published

on

Teks Foto :  Kepala Lapas Kelas IIB Langsa Saed Mahdar saat memperlihatkan pelaku bersama barang bukti narkotika jenis sabu. (Foto: Realitarakyat.com/M Syafrizal)
Continue Reading




Loading…