Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Hukum

Suap Ex Aspidum Kejati DKI, KPK Cegah Enam Orang ke Luar Negeri

Published

on

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah

Jakarta, Realitarakyat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah enam orang bepergian ke luar negeri terkait kasus dugaan suap mantan Aspidum Kejaksaan Tinggi Jakarta, Agus Winoto.

Keenamnya adalah, seorang swasta bernama Surya Soedarma, Direktur atau Komisaris PT. Surya Dharma Sentosa, Hendra Setiawan, Komisaris PT. Surya Semarang Sukses Jayatama, Jimmy Hidayat.

Staf pada kantor hukum Alfin Suherman & Assosiates, Udin Zaenudin dan dua orang pengacara Sukiman Sugita dan Ruskian Suherman.

“Keenamnya dicegah selama 6 bulan ke depan sejak 16 Agustus 2019,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, saat temui wartawan, Jakarta, Kamis (21/8/2019).

Loading...

Febri menambahkan, tujuan pencegahan agar ketika penyidik meminta keterangan kesemuanya tidak sedang berada di luar negeri.

Dalam perkara ini, Agus dijerat karena diduga menerima suap dari seorang pengacara bernama Alvin Suherman dan pihak swasta, Sendy Perico sebesar Rp200 juta.

Suap itu terkait dengan perkara pidana di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Sendy adalah pihak yang melaporkan dugaan penipuan investasi sebesar Rp11 miliar.

Alvin sendiri adalah pengacara Sendy yang membantu agar pihak yang diduga menipu dihukum berat. Namun belakangan Sendy berdamai dengan pihak yang membawa lari uangnya. Agar tuntutan tersebut berkurang menjadi satu tahun. Sendy melakukan suap kepada Agus. (riz/ndi)

Baca Juga :   Dinkes Kab Bekasi: Klinik Aborsi Tambun Miliki Izin, Tapi...
Loading...

Hukum

Jangan Cuma KONI, KPK Diminta Serius Tangani ‘Kardus Durian’

Published

on

Gedung KPK / Net
Continue Reading

Hukum

Tak Penuhi Asas Keterbukaan, Jadi Alasan Mahasiswa Gugat UU KPK ke MK

Published

on

Continue Reading

Hukum

Kasus Dugaan Korupsi, Jefri Un Banunaek Diperiksa Lagi Pekan Depan

Published

on

Bekas Anggota DPRD NTT, Jefri Un Banunaek (menggenakan rompi merah muda) / Realitarakyat.com
Continue Reading




Loading…